Regional
Karawang Jadi Percontohan Vaksinasi Keluarga Tingkat Nasional
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kepala BKKBN Republik Indonesia, Hasto Wardoyo, menunjuk Kabupaten Karawang sebagai pilot projek Vaksinasi Keluarga tingkat nasional.
Menurut BKKBN, Karawang ditunjuk lantaran memiliki konsep yang baik dan jelas, Serta sarana dan prasarana yang memadai.
Dalam arahannya Hasto menjelaskan, pelaksanaan vaksin keluarga akan dilakukan oleh Praktik Bidan Mandiri (PBM).
“Pelaksanaan vaksin keluarga akan dilakukan oleh Praktik Bidan Mandiri (PBM),” katanya setelah berkoordinasi dengan Bupati Karawang.
Saat ini Karawang memiliki 801 Praktek Mandiri Bidan yang tersebar di 30 kecamatan. Bila rata-rata, satu bidan memiliki target 100 orang, maka target vaksin keluarga di Karawang mencapai 80 ribu orang, jelas mantan Bupati Ponorogo ini.
Sementara itu Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana memaparkan, proses pelaksanaan vaksinasi keluarga di Karawang sudah di konsep dengan matang.
DPPKB Karawang, sebagai leading sektor yang menangani akan melibatkan 208 PLKB dan 618 Pos KB Desa sebagai Penggerak di lapangan, sementara PC IBI yang secara organisasi menaungi para Bidan akan mendorong Praktek Bidan sebagai vaksinator.
Cellica mengatakan, semuanya akan memiliki peran dalam mensukseskan vaksinasi keluarga di Karawang.
Tahun ini, lanjut dia, Karawang ditargetkan sudah mencapai 70 persen vaksinasi. Sehingga, Desember 2021 ini sudah terjadi Herd Immunity di kota pangkal perjuangan.
“Selama ini klaster keluarga menjadi salah satu yang tertinggi di Karawang. Dengan adanya vaksinasi keluarga ini, diharapkan Herd Immunity ditingkat keluarga bisa segera terbentuk,” ujar Cellica.
“Melalui pemberdayaan 801 PBM yang ada maka target vaksinasi di karawang akan lebih cepat tuntas, tentunya ini akan membantu Dinas Kesehatan yang selama ini menjadi eksekutor pelayanan vaksinasi,” jelasnya.
Menurut Cellica, kesempatan emas ini tak boleh dilewatkan oleh seluruh keluarga di Karawang. Karena itu, agar keluarga di Karawang imun dari Covid-19. Cellica mengajak seluruh warga Karawang, untuk mensukseskan vaksin keluarga ini.
“Masyarakat Karawang, khususnya keluarga, kesempatan ini tak boleh dilewatkan. Vaksinasi ini akan membentuk imun kita, keluarga kita bisa terhindar dari Covid-19,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala DPPKB Karawang, Sofiah menuturkan, proses penyuntikan vaksin keluarga di Karawang. Secara simbolis sudah dimulai pada saat launching bersama BKKBN, Selasa, (27/7/2021).
Namun demikian, secara teknis pelaksanaannya. Pemkab Karawang masih menunggu Peraturan Mentri Kesehatan (Permenkes) yang baru. Dimana isinya, mengatur atau mengizinkan vaksinasi dilakukan oleh praktik bidan mandiri.
“Kegiatan ini memang masih secara simbolis. Namun, bagi keluarga yang ingin di vaksin tentunya masih harus menunggu aturan yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini selanjutnya,” ujarnya.
Dan tentunya, tambah sofiah, DPPKB akan melakukan banyak langkah koordinasi, baik dengabmn Dinas Kesehatan maupun PC IBI. (*)
You may like

Festival Budaya Jepang dan Korea TokSeoul Wave 2026 Siap Digelar di KCP Mall

Boncengan Tiga Tanpa Helm, Tiga Pelajar Perempuan Tewas Tabrak Truk Mogok di Karawang

Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa

Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak

Komisi II DPRD Karawang Minta Pengelolaan Pasar Telagasari Dikembalikan ke Desa dan Dimusyawarahkan dengan Pedagang

Bupati Karawang Lantik 2.251 Anggota BPD, Minta Perketat Pengawasan Anggaran Desa
Pos-pos Terbaru
- Festival Budaya Jepang dan Korea TokSeoul Wave 2026 Siap Digelar di KCP Mall
- Boncengan Tiga Tanpa Helm, Tiga Pelajar Perempuan Tewas Tabrak Truk Mogok di Karawang
- Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa
- Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak
- Sharp Perluas Party Speaker, Hadirkan Phantom Series dan Core Blast Series untuk Beragam Gaya Hidup Konsumen







