Regional
Kantor Diobrak-abrik, Redaksi Nuansa Metro Langsung Buka Laporan Polisi
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Dalam rangka membawa persoalan ke ranah hukum, Pemimpin Redaksi Media Nuansa Metro langsung melakukan pelaporan ke Polres Karawang terkait adanya pengrusakan Kantor Redaksi Nuansa Metro dan Sekretariat DPC GANN Karawang, di Perumahan Karang Indah, Blok F/17, Kelurahan Karangpawitan, Karawang Barat.
Pemimpin Redaksi Nuansa Metro, Endang Nupo mengatakan, pihaknya melaporkan ke 5 terduga pelaku pengrusakan di kantornya itu ke Polres Karawang. Sementara, ia tak mau berspekulasi terlebih dahulu terkait pengrusakan di kantornya. Sebagai warga negara yang baik, dirinya menyerahkan permasalahan tersebut kepada aparat kepolisian.
“Hari ini, saya sudah melaporkan dugaan pengrusakan di kantor kami ke Polres Karawang. Semoga aparat kepolisian dapat membuka tabir dari semua peristiwa ini. Saya percaya polisi akan bertindak profesional,” ujarnya kepada Infoka usai melakukan pelaporan ke Polres Karawang, Kamis (29/4).
Diketahui sebelumnya, bahwa adanya pengrusakan kantor Redaksi Nuansa Metro dan Sekretariat DPC GANN Karawang diduga dilakukan oleh lima orang yang mengaku aparat kepolisian dan anggota salah satu Ormas.
Dengan dalih mencari pelaku dugaan kasus penipuan, sekelompok orang ‘mengobrak-abrik’ kantor Redaksi Nuansa Metro dan Sekretariat DPC Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Karawang, pada Selasa (27/4) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Orang yang diduga mengaku sebagai aparat kepolisian dan salah satu Ormas ternama itu berjumlah lima orang, mendobrak pintu utama dan pintu garasi, hingga mengakibatkan kunci rusak dan tak bisa dipergunakan kembali. Ternyata bukan hanya sampai disitu, lemari tempat menyimpan arsip pun tak luput dari penggeledahannya.
Hal itu terungkap dari pernyataan ketua RW Perumahan Karang Indah, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, H. Joko dan salah satu Anaknya bernama Kiki.
“Awalnya saya kedatangan satpam perumahan, menginformasikan kepada saya ada Buser menunggu di rumah belakang bernomor F17, akan melakukan penangkapan dirumah itu. Namun satpam tidak secara detail mengatakan kepada saya ada apa- apanya” terang Joko.
Lebih lanjut Joko mengungkapkan, setelah dirinya tiba di Kantor Redaksi Nuansa Metro dan Sekretariat DPC GANN, disitu sudah ada lima orang menunggu kedatangannya.
“Sesampainya di kantor redaksi Nuansa Metro dan Sekretariat DPC GANN, saya tanyakan maksud ke lima orang tersebut hingga ingin mendobrak pintu kantor. Kata mereka didalam kantor itu ada orang yang sedang mereka cari. Mereka memperlihatkan alat GPS, bahwa orang yang mereka cari ada didalam kantor” ungkapnya.
Diduga dengan ijin ketua RW dan disaksikan oleh anaknya, kelima orang tersebut mendobrak pintu depan kantor, padahal pintu itu di bagian dalamnya di sekat oleh potongan besi, namun mungkin karena kerasnya dobrakan, akhirnya pintu itu terbuka.
Setelah pintu terbuka, orang yang dicari tidak diketemukan, karena penasaran menurut Joko, ke lima orang tersebut kembali merusak dengan cara menendang pintu garasi yang berbahan kayu hingga terbuka dan merusak kuncinya.
Namun, kembali orang yang dicari tidak ada juga, lalu kelima orang tersebut, mengambil tangga alumunium untuk mencari orang yang dimaksud diatas plapon. Kembali orang yang di cari ke lima orang tersebut tidak ada.
Tidak hanya disitu, kelima orang itu mengobrak-abrik kesetiap ruangan dan kamar, termasuk membuka-buka lemari Arsip redaksi dan arsip DPC GANN Karawang.
“Akhirnya, memang tidak ada orang didalam kantor tersebut. Saya juga heran dan curiga terhada ke lima orang tersebut, masa yang mengaku aparat sikapnya seperti itu. Lalu saya tanya ke salah satu orang itu, sebenarnya mereka dari mana. Lalu yang bernama DN mengaku, bahwa dirinya dari salah satu ormas,” tandasnya. (red)

You may like

Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang






