Connect with us

Olahraga

Kalau Bisa, Hazard Ingin Menghapus VAR

Published

on

INFOKA.ID – Eden Hazard ternyata sangat tidak senang dengan adanya Video Assistant Referee (VAR). Kalau bisa, Hazard mau menghapus VAR.

VAR awal mula diuji coba di Liga Belanda selama musim 2012-2013. Pada 2014, Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB) mengajukan kepada Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) untuk menjadikan VAR diuji coba secara luas. IFAB pun menyetujui dan melakukan uji coba intens pada 2016.

Setelah menjalani uji coba di sejumlah kompetisi besar seperti di Piala Konfederasi FIFA 2017 dan Piala Dunia 2018 di Rusia, VAR resmi masuk dalam bagian dari peraturan sepakbola oleh IFAB pada 2018. Sistem VAR digunakan untuk meluruskan kesalahan wasit atau ada insiden serius yang tidak mampu dijawab oleh wasit di lapangan.

Pada akhirnya, VAR belum mampu sepenuhnya bekerja objektif. Wasit yang bertugas memantau VAR bakal lebih dulu menyampaikan rekomendasi kepada wasit lapangan sebelum benar-benar harus melihat tayangan ulang di monitor.

Hal itu yang selalu memicu perdebatan apakah VAR sudah bekerja dengan maksimal atau belum di saat ada perdebatan di lapangan. Terkadang wasit di lapangan tak memilih untuk melihat VAR sebagai jalan tengah.

Winger Real Madrid, Eden Hazard, menyampaikan sisi negatif terkait VAR. Dalam wawancara kepada RTBF, VAR tak membuat Hazard senang dan seolah berharap ingin menghilangkannya.

“Ini menghilangkan begitu banyak kesenangan dari sepakbola, begitu banyak emosi,” kata Hazard, yang dikutip dari Marca.

“Kami mencetak gol dan kemudian kami bertanya-tanya apa yang akan terjadi. Yah, itu memang memperbaiki banyak kesalahan, tetapi ketidakadilan juga merupakan bagian dari keindahan sepakbola. Tanpa ragu, selamat tinggal VAR!,” tegas Hazard. (*)

Sumber: Detikcom

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement