Regional
Jumlah Korban Keracunan Makanan di Karawang Bertambah, 2 di Antaranya Meninggal
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Jumlah korban meninggal akibat keracunan makanan di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Karawang, bertambah jadi dua orang. Sekretaris Desa Cikampek Utara Bayu Rahayu menyebutkan korban tersebut meninggal di rumah sakit Rumah Sakit Izza, Cikampek.
“Yang meninggal AF (14),” ujar Bayu ditemui di Kantor Desa Cikampek Utara, Senin (6/9/2021).
AF meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan perawatan instensif di Rumah Sakit Izza pada Sabtu (4/9/2021). Namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia pada Minggu (5/9/2021) malam.
Menurut informasi, AF memakan nasi berkat yang dibawa neneknya usai pengajian di salah satu mushala di Kampung Baru, Desa Cikampek Utara.
Ia menyebutkan, korban bukan hanya yang datang pengajian, melainkan kerabat yang ikut menyantap nasi berkat.
“Nasi berkat yang tersisa usai pengajian juga dibagikan ke warga. Ada juga yang dibawa pulang kemudian disantap keluarganya,” ujar dia.
AF menjadi korban kedua yang meninggal karena keracunan nasi berkat. Sebelumnya pada Jumat (3/9/2021), seorang perempuan berinisial IC yang merupakan MC dalam acara pengajian itu juga meninggal dunia setelah menyantap nasi berkat.
Bayu mengungkapkan, saat ini korban keracunan bertambah jadi 83 orang dari sebelumnya pada Sabtu (4/9/2021) siang sejumlah 37 orang. Dua di antaranya meninggal dunia.
Bayu mengatakan, pihak desa dibantu warga melakukan penyisiran sejak Jumat (3/9/2021) setelah mendapati sejumlah warga mengalami muntah, diare, dan sakit perut.
Dua mobil ambulans, mobil desa, dan mobil dari sukarelawan warga dikerahkan untuk menjemput warga.
Ia menyebut awalnya sejumlah warga menolak dibawa ke fasilitas kesehatan. Mereka berujar telah mengonsumsi obat warung.
“Kami paksa akhirnya mau. Kebanyakan orang tua yang hidup sendiri, mungkin khawatir tidak ada yang menunggu,” ujar dia.
Polisi juga telah memeriksa 10 orang saksi atas dugaan keracunan makanan itu. Adapun sampel darah, muntahan, dan urine korban juga telah diambil.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), makanan dari pengajian di Cikampek Utara dibuat oleh empat orang.
Makanan itu yakni ada nasi timbel dan telur balado, serta botok (udang kering dengan kelapa) dibuat sebanyak 15 porsi yang dimasak oleh E dan ibunya A (73).
Kemudian ada tempe bacem dimasak oleh I dan urap dimasak oleh ET.
Kasatreskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, pihaknya tengah mendalami kasus keracunan massal itu.
“Sejumlah 10 orang saksi telah kami periksa dari penyelenggara kegiatan, korban dan penyedia makanan,” ungkap Oliestha, Minggu (5/9/2021).
Oliestha juga menyebutkan, keracunan massal karena makanan itu bermula dari acara pengajian yang sempat dihadiri oleh 40 orang.
Seusai pengajian, warga membawa nasi berkat dan menyantapnya di rumah masing-masing.
Setelah menikmati makanan, warga mengalami keracunan dengan gejala muntah-muntah, diare, dan sakit perut.
Lantas, seorang warga meninggal dunia diduga akibat keracunan makanan tersebut. (*)

You may like

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga

District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang
Pos-pos Terbaru
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional







