Connect with us

Nasional

JSP Berencana Serahkan Tower Listrik dan Gardu Switching ke PLN

Published

on

KARAWANG – PT. Jawa Satu Power (JSP) selaku operator dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa I menyampaikan perkembangan terkini proses konstruksi PLTGU. Seperti diungkapkan External Manager JSP, Tig Djulianto, bahwa progres konstruksi berada ditataran sesuai proyeksi yang diharapkan.

“Hingga akhir oktober, pembangunan PLTGU Jawa I secara keseluruhan berada dikisaran 89,5 persen,” ujar Tig saat gelar pertemuan dengan awak media, Rabu (11/10).

Dijelaskan Tig, salah satu kegiatan yang sudah selesai dikerjakan adalah pembangunan tower listrik sebanyak 118 unit. Tower listrik ini membentang sepanjang 52 kilometer dari lokasi pembangkit listrik di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, ke Gardu switching 500 kV Cibatu Baru II/Sukatani, Kabupaten Bekasi.

“Baik tower listrik maupun gardu switching ini merupakan fasilitas khusus yang akan segera diserahkan ke PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk pengoperasiannya,” jelasnya.

Ditambahkan Tig, saat ini pihak PLN tengah melakukan penilaian akhir terhadap aset tersebut. “Rencananya pada Bulan Desember aset tersebut resmi kami serahkan ke PLN,” terangnya.

Tig memaparkan, proyek IPP Jawa-1 merupakan proyek yang mengintegrasikan fasilitas gas dengan proyek pembangkit listrik yang terdiri dari PLTGU 1.760 MW, FSRU, pipa gas antara PLTGU dengan FSRU dan jalur transmisi yang menyambungkan PLTGU dengan titik interkoneksi. “LNG yang dipasok oleh PLN akan diterima dan diregasifikasi di unit FSRU dan selanjutnya dialirkan dalam bentuk gas ke unit PLTGU Jawa-1 melalui pipa gas offshore dan onshore,” paparnya.

Selanjutnya, masih Tig menambahkan, listrik yang dihasilkan PLTGU Jawa-1 akan disalurkan ke PLN selama 25 tahun dengan skema BOOT (Build, Own, Operate, and Transfer) ke sistem kelistrikan Jawa-Bali melalui jaringan transmisi 500 kV dari lokasi pembangkit ke gardu induk 500 kV PLN. IPP Jawa-1 akan menjual energi listrik ke PLN dengan PPA (Power Purchase Agreement). “Proyek IPP Jawa-1 berlokasi di desa Cilamaya, Kabupaten Karawang Jawa Barat di lahan milik PT. Pertamina Gas (Pertagas) seluas 30 Ha,” terangnya.

Sambung masih Tig menambahkan, FSRU akan ditambatkan di laut Cilamaya dengar jarak 20 km dari pantai. FSRU dan PLTGU Jawa-1 tersambung dengan pipa gas sepanjang 21 km, 14 km pipa gas offshore dan 7 km pipa gas onshore. Listrik yang dihasilkan PLTGU Jawa-1 dialirkan ke gardu induk milik PLN di desa Sukatani, kabupaten Bekasi melaui transmission line sepanjang 52 km.

Kepemilikan saham JSP dimiliki oleh konsorsium PPI, Marubeni, dan Sojitz dengan kepemilikan saham PPI 40 persen, Marubeni 40 persen, dan Sojitz 20 persen.

Tig yakin keseluruhan pembangunan PLTGU akan selesai seperti target yang ditetapkan. “Target COD (Commercial Operation Date) PLTGU Jawa 1 pada 15 Desember 2021 mendatang,” pungkasnya. (rls/cho)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement