Connect with us

Regional

Jelang Ramadhan Warga Mulai Keluhkan Praktek ‘Open BO’ Lewat MiChat, Aparat Harus Segera Bersihkan Rukos CR

Published

on

KARAWANG – Praktek prostitusi dengan perantara daring sudah semakin marak di lingkungan Rumah Kost (Rukost) CR. Bahkan istilah Open Booking Order (BO) bukan hal yang tabu, dengan menggunakan Aplikasi MiChat, para lelaki hidung belang tentu sudah bisa memilih pelacur sambil nego harga untuk Open BO.

Namun lambat laun, praktek pelacuran tersebut mulai dikeluhkan sebagian warga penghuni Rukost CR. Pasalnya, keberadaan Para Pelacur dianggap merubah image Rukost CR sebagai tempat Open BO by MiChat.

Seperti diungkapkan salahsatu Pengurus Rukost berinisial BM. Menurutnya, kebanyakan orang di luar mengetahui Rukost CR saat ini adalah sebagai tempat Open BO. Karenanya, sebagian penghuni kost yang memang bukan pelacur, merasa risih dengan image negatif tersebut.

“Kebetulan banyak juga penghuni yang menjadi karyawan karyawati, kerja bener lah. Itu jadi risih dengan keberadaan Cewek MiChat (pelacur daring.Red), apalagi melakukan praktek prostitusi di kamar-kamar kostnya,” ujarnya kepada Infoka, Rabu (2/3/2022).

BM menambahkan, tak jarang keberadaan praktek prostitusi ini membawa dampak mudharat lainnya, seperti keberadaan orang yang meminum minuman keras, ditambah kebisingan sampai larut pagi, sehingga mengganggu penghuni Rukost lainnya.

“Bahkan sampai ada beberapa preman atau centeng jagain depan Rukost. Ada juga yang menagih uang parkiran, sampai terjadi keributan mungkin karena permintaan uang parkir tidak rasional,” jelasnya.

Masih BM menambahkan, menjelang Ramadhan tentunya Aparat Berwajib, seperti Satpol PP dan Kepolisian, harus lebih gencar melakukan razia di Rukost CR, agar warga dapat beribadah dengan nyaman. Terlebih prostitusi merupakan kejahatan terhadap kesusilaan, maka sudah semestinya Aparat Penegak Hukum, segera ungkap dan bertindak tegas supaya tidak ada lagi praktek prostitusi di lingkungan Rukost CR.

“Banyak sekali dampak negatifnya, mudharatnya banyak. Saya punya bukti dari CCTV, kalau malam weekend sudah pasti berjejer, terang-terangan. Yang itu check-in, yang mabuk-mabukan sambil gitaran dengan suara gaduh, sampai yang ribut berantem mungkin rebutan cewek,” pungkasnya. (cho)