Nasional
Jelang Pemilu, Kemenkominfo Jaga Ruang Digital
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan upaya yang mereka lakukan untuk menjaga ruang digital tetap kondusif menjelang pemilihan umum (Pemilu).
“Yang kita lakukan (tindakan) preventif,” kata Menteri Kominfo Johnny G Plate, Senin (17/10/2022), dilansir Antara.
Kementerian sekurang-kurangnya menyiapkan dua strategi untuk menjaga ruang digital menjelang Pemilu. Pertama, terus melakukan kegiatan literasi digital untuk masyarakat.
Literasi digital dipandang sebagai cara yang efisien untuk memberi pemahaman pada masyarakat mengenai ruang digital, termasuk menjelang Pemilu, antara lain supaya media sosial tidak dipenuhi hoaks, ujaran kebencian dan konten adu domba.
Konten-konten seperti itu berpotensi membuat keributan diantara masyarakat pendukung calon kandidat yang maju ke Pemilu.
“Jangan sampai itu terjadi. Mari lah kita sama-sama manfaatkan ruang digital untuk hal-hal yang bermanfaat,” kata Johnny.
Sejak 2017 Kementerian Kominfo memiliki program Gerakan Nasional Literasi Digital, yang sudah menjangkau sekitar 12,5 juta orang hingga tahun ini.
Dengan pemahaman yang diberikan melalui literasi digital, masyarakat diharapkan bisa membuat konten-konten bermanfaat untuk diunggah ke media sosial.
“Itu jauh lebih bermanfaat. Dibandingkan dengan menggunakannya untuk hoaks, misinformasi, disinformasi, bahkan mendorong post-truth,” kata Johnny.
Strategi kedua Kementerian Kominfo untuk menjaga keamanan dan kenyamanan ruang digital menjelang Pemilu adalah pemantauan konten negatif di media sosial menggunakan mesin.
“Apakah itu hoaks, narkotika, pornografi dan perjudian, terus kita lakukan pembersihan,” kata Johnny.
Pemantauan di ruang digital oleh Kementerian Kominfo, menurut Johnny, dilakukan secara reguler, bukan hanya menjelang tahun politik.
Dalam penanganan hoaks dan konten negatif di dunia maya, Kementerian Kominfo berperan sebagai regulator. Tindakan hukum yang disebabkan oleh konten negatif tetap menjadi wewenang kepolisian dan jaksa.
Kementerian Kominfo menyatakan dukungan mereka untuk penyelenggara Pemilu dan kementerian atau lembaga terkait supaya Pemilu bisa berjalan dengan baik.
Indonesia akan mengadakan Pemilu serentak pada 2024. (*)
Sumber: Antara


You may like

Kominfo Terima Kunci Dekripsi untuk Membuka Data PDNS 2 dari Hacker Brain Cipher

Pemkab Karawang Ikuti Evaluasi Program Smart City Bersama Kemenkominfo RI

Pemerintah Tak Akan Bayar Tebusan 8 Miliar Dollar yang Diminta Peretas Server PDN

PDN Diduga Diserang Ransomware, Kominfo Koordinasi dengan Polri-BSSN

Menkominfo Minta Starlink Wajib Buka Kantor Operasional di Indonesia

Menkominfo Ajak Masyarakat Untuk Bantu Berantas Judi Online
Pos-pos Terbaru
- Dukung Pasokan Darah di Karawang, Pupuk Kujang Gelar Donor Darah Massal ielang HUT ke-51
- Microbus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Polres Karawang Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
- Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif
- Ops Jaran Lodaya Tekan Kejahatan Jalanan, Polres Karawang Bekuk Pelaku Curanmor Asal Lampung
- FH UNSIKA Raih Akreditasi Unggul dan Pengakuan Internasional ACQUIN






