Regional
Jelang Idul Adha 2022, Ratusan Hewan Ternak di Sukabumi Terserang PMK, 20 Ekor Dipotong Paksa
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat 351 hewan ternak terserang penyakit kuku dan mulut (PMK) menjelang Idul Adha 2022.
Rata-rata hewan ternak terjangkit PMK ini diduga merupakan hewan kiriman dari luar daerah lalu menyebar ke hewan ternak lokal.
“Diduga kiriman dari luar daerah yang selanjutnya menyebar, menular ke hewan ternak lokal atau yang dipelihara oleh masyarakat,” kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Dedah Herlina dilansir TribunJabar.id, Sabtu (25/6/2022).
Ia mengatakan, pertama kali diketahui hewan ternak yang terserang PMK yakni sejak tanggal 18 Mei 2022 lalu sampai sekarang, Sabtu (25/6/2022).
Upaya penanggulangan dan pencegahan pun terus dilakukan Dinas Peternakan, salah satunya dengan melakukan vaksinasi PMK ke hewan ternak. Dedah mengatakan, saat ini distribusi vaksin sudah dilakukan untuk memutus penyakit PMK agar tidak semakin meluas.
Dari jumlah total 351 kasus, terdapat 20 ekor hewan ternak dipotong paksa, mati 11 ekor dan sembuh 82 ekor, sehingga saat ini masih tercatat 238 ekor hewan ternak yang masih sakit alias terjangkit PMK.
“Dari total 351 kasus, ada yang dipotong paksa 20 ekor, kemudian mati 11 ekor, sembuh 82 ekor dan masih sakit 238 ekor. Kabupaten Sukabumi saat ini mendapat jatah vaksin PMK sebanyak 3400 dosis dari pemerintah pusat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat. Untuk tahap pertama sekarang baru dapat 34 botol atau 3400 dosis sudah ada di dinas,” terangnya.
Ia mengatakan, vaksin hewan ternak itu diperuntukan untuk hewan peternak masyarakat, sedangkan untuk perusahaan sudah mengajukan mandiri ke DKPP Jabar. Vaksin PMK ini juga diperuntukkan hanya untuk hewan ternak kerbau dan sapi yang belum terpapar.
“Ini khusus peternak rakyat, kalau perusahaan tidak diberi, karena mereka rata rata sudah mengajukan vaksinasi mandiri. Kalau yang sudah terpapar vaksinasinya nanti setelah 6 bulan dari sembuh, distribusi vaksin langsung ke para peternak secepatnya,” jelasnya. (*)
Sumber: TribinJabar.id


You may like

Warga Desa Terharu, PLN Hadir Membantu Pasca Banjir Bandang di Kabupaten Sukabumi

PLN All Out Pulihkan Kelistrikan di Jampang Kulon Meski Akses Jalan Terputus

Kisah Pejuang Listrik yang Tetap Bertugas Meski Rumahnya Tertimbun Longsor

326 Petugas PLN UID Jabar “All Out” Pulihkan Kelistrikan di Sukabumi dan Cianjur

PLN UP3 Karawang Bantu Percepatan Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana di Sukabumi

Pelajar SMP di Sukabumi Tewas Dianiaya Dengan Senjata Tajam
Pos-pos Terbaru
- Sambut Hari Jadi ke-393, Pemkab Karawang Bebaskan Denda dan Diskon Pajak PBB-P2
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan






