Regional
Iurah Kebersihan Masuk Tagihan PDAM, Pelanggan: Enggak Ada Petugas PDAM Angkutin Sampah
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pelanggan tetap PDAM Karawang di Kecamatan Rengasdengklok kecewa dan berencana akan menolak untuk membayar iuran kebersihan pada saat melakukan transaksi pembayaran tagihan pemakaian di beberapa loket PDAM.
Pasalnya, para pelanggan merasa sangat keberatan dengan tambahan iuran kebersihan pada saat membayar tagihan pemakaian air PDAM, sedangkan pada kenyataannya tidak ada petugas dari PDAM yang mengangkut sampah.
Seperti diungkapkan salah satu pelanggan berinisial AG (39) asal Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok mengklaim sudah cukup terbebani dengan jumlah besaran tagihan pemakaian air PDAM yang wajib di bayar rutin tiap bulan.
Oleh karena itu, AG sangat keberatan dengan tambahan iuran kebersihan pada saat membayar tagihan pemakaian air PDAM, sehingga ke depan akan berupaya menolak pada saat membayar tagihan pemakaian pada bulan-bulan berikutnya.
Alasannya, sebagai masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini telah menjadi pelanggan tetap dari PDAM Karawang mengakui baru tersadar dengan munculnya beban tambahan berupa tagihan iuran kebersihan pada saat melakukan transaksi tagihan pembayaran pemakaiam air PDAM setelah belakangan ini muncul kegaduhan dari kalangan aktifis di media sosial yang turut menyertakan foto resi bukti pembayaran yang diterbitkan dari loket kantor PDAM.
Secara rinci, sambung AG, pelanggan ternyata dikenakan iuran kebersihan berupa iuran wajib yang tertuang dalam nota bukti pembayaran tagihan pemakaian air dikantor cabang PDAM.
“Terus terang saja kang, kami juga baru tersadar ternyata ada iuran kebersihan setiap kali kami melakukan transaksi pembayaran tagihan bulanan” jelasnya. (sgt)


You may like

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS






