Nasional
Indonesia Tegaskan Komitmen Sinergitas Ketahanan Pangan di Kawasan ASEAN
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Indonesia melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan komitmen sinergitas dengan negara anggota ASEAN guna membangun ketahanan pangan bersama menghadapi ancaman krisis pangan global.
“Kita perlu mengambil tindakan nyata untuk mengatasi ancaman krisis pangan global, termasuk risiko dan guncangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap sistem pangan. Karena itu penting untuk memastikan stabilitas ketersediaan pangan, aksesibilitas dan pemanfaatan pangan di kawasan,” kata Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dilansir dari Antara, Kamis (8/6/2023).
Arief yang membuka langsung pertemuan ASEAN Food Security Reserve Board (AFSRB) pada Rabu (7/6/2023), menyampaikan bahwa Indonesia memegang Keketuaan ASEAN pada tahun 2023 dengan tema ‘ASEAN Matters: Epicentrum of Growth’.
Posisi Indonesia sangat penting dalam mengarahkan ASEAN untuk berperan aktif menciptakan dan memelihara perdamaian dan kemakmuran di kawasan dan dunia, serta mempertahankan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
“Saya yakin salah satu cara ASEAN dapat merespon dinamika ketahanan pangan dan gizi adalah menguatkan komitmen negara-negara anggota ASEAN melalui ASEAN Leaders’ Declaration on Food Security,” ujarnya.
Deklarasi ini merupakan upaya untuk membangun mekanisme dan menyatukan peran semua badan sektoral terkait di ASEAN, meliputi sektor pertanian, perdagangan, keuangan, dan transportasi untuk memperkuat ketahanan pangan dan gizi.
ASEAN Leaders’s Declaration ini dibahas dalam pertemuan AFSRB dan akan disepakati oleh para pemimpin ASEAN pada KTT ASEAN bulan September 2023 mendatang.
Lebih lanjut Arief menyampaikan bahwa Bapanas sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab di bidang pangan memegang peranan penting dalam menjamin ketahanan pangan dan gizi.
Dalam kaitan ini, Bapanas mengembangkan sistem cadangan dan distribusi pangan, menstabilkan pasokan dan harga pangan, mengentaskan daerah rawan pangan, mendiversifikasi konsumsi pangan, serta merumuskan dan mengendalikan standar keamanan pangan.
“Badan Pangan Nasional tidak bekerja sendiri, kita membangun sinergi dan kolaborasi, bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga terkait, BUMN, swasta, perguruan tinggi, LSM, asosiasi pangan dan petani, termasuk membangun sinergi dengan stakeholder dari dunia internasional.” ungkap Arief. (*)
Sumber: Antara

You may like

Sinergi TNI-Polri, Polres Karawang Tanam Benih Serentak demi Perkuat Ketahanan Pangan

Kapolres Karawang Hadiri Panen Raya Jagung dan Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri

Usai Panen 28 Ton, Polres Karawang Siapkan 27 Hektare Kebun Jagung Baru

Polres Karawang tanam jagung di lahan sekitar 2,7 hektare

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rengasdengklok Polres Karawang Panen raya Jagung Secara Serentak

Polres Karawang Tanam Bibit Jagung Hibrida di Lahan Baku Sawah, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Pos-pos Terbaru
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!






