Nasional
Indonesia Berpeluang Jadi Produsen Halal Terkemuka Dunia
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan Indonesia memiliki peluang besar menjadi produsen halal terkemuka di dunia.
Selain itu, Airlangga juga menilai Indonesia juga mampu menjadi pasar terbesar produk halal dunia dengan memanfaatkan keuntungan bonus demografi dan sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
“Indonesia sebagai rumah umat muslim terbesar penduduknya 229,6 juta pada tahun 2020, mempunyai pengeluaran umat muslim (untuk produk dan layanan halal) mencapai 184 miliar dolar AS di tahun 2020, dan diperkirakan pada tahun 2025 menjadi 281,6 miliar dolar AS. Jadi ini merupakan pasar yang besar,” ujar Menko Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Minggu (11/12/2022).
Melihat besarnya potensi tersebut Menko Airlangga menyebut perlu dilakukan repositioning agar Indonesia tidak hanya menjadi target pasar, namun mampu mendorong peningkatan produksi halal.
Selain itu agar industri halal Indonesia mempunyai daya saing lebih dari negara lain di pasar global untuk mengejar potensi ekspor yang ada.
Dengan demikian pihaknya akan terus mengakselerasi pengembangan industri halal nasional secara berkelanjutan untuk memenuhi permintaan dari dalam dan luar negeri.
Dalam kesempatan itu Menko Airlangga Hartarto mengapresiasi penyelenggaraan Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2022 yang memberikan sosialisasi dan edukasi tentang industri halal di Indonesia.
“Kegiatan IHYA 2022 ini diharapkan bisa menjadi bentuk sosialisasi dan edukasi sekaligus sebagai pemicu dan pemacu industri dalam negeri,” katanya.
Sebagai informasi The State of the Global Islamic Economy Report 2022 (SGIE) melaporkan ekonomi syariah Indonesia berhasil menempati peringkat ke empat dunia.
Selain itu, lanjutnya, Indonesia merupakan salah satu konsumen produk halal terbesar yang mencakup 11,34 persen pengeluaran halal global, yang di sektor makanan halal menjadi konsumen terbesar kedua di dunia, dan di sektor kosmetik halal menjadi konsumen terbesar ke empat di dunia. (*)
Sumber: Antara

You may like

Pemerintah Targetkan Program Kartu Prakerja Diikuti 1,148 juta Peserta Tahun 2024

Airlangga Sebut Program Kartu Prakerja Jadi ‘Safety Trampoline’ Untuk Masyarakat di Masa Sulit yang Luar Biasa

Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lampaui AS dan Singapura

Menko Airlangga: Per 30 Juni 2023, Penyaluran KUR Capai Rp 105,47 T

Airlangga Sebut Penerapan Continue Learning Dapat Tingkatkan Produktivitas

Pemerintah Siapkan Bansos 10 Kg Beras Untuk 21,6 Juta Warga
Pos-pos Terbaru
- Gagalkan Penyelundupan Narkotika ke Dalam Lapas, Polres Karawang Dalami Jaringan Pemasok dari Luar
- Tim Sanggabuana Polres Karawang Ringkus Pelaku Curanmor, Terungkap dari Jejak Penjualan Motor Curian di Facebook
- Energi Kurban Pancarkan Takwa, PLN Hadirkan Terang untuk Sesama Lewat Light Up The Dream di Momen Idul Adha
- Siaga Idul Adha 1447 H, PLN UP3 Karawang Pastikan Keandalan Listrik untuk Kenyamanan Masyarakat
- Bank BJB Karawang Berbagi Keberkahan Iduladha, Salurkan Sapi dan Domba untuk Masyarakat







