Regional
Imigrasi Karawang Ingatkan Jamaah Calon Haji Jaga Paspor Selama Pelaksanaan Ibadah Haji
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Petrus Teguh Aprianto mengingatkan kepada seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten karawang agar dapat menjaga paspornya dengan baik selama melaksanakan ibadah.
Pasalnya, terdapat biaya beban yang akan dikenakan oleh setiap orang apabila paspor yang dipegangnya dalam keadaan rusak atau hilang.
“Mohon dijaga baik-baik paspornya. Jangan sampai karena fokus dalam beribadah, kemudian menjadi lupa untuk menjaga paspornya,” ujarnya, Selasa (14/5/2024).
Lebih lanjut, Petrus menjelaskan, berdasarkan PP No.28 Tahun 2019, disebutkan bahwa untuk paspor yang rusak akan dikenakan biaya beban sebesar Rp 500 ribu. Sedangkan untuk paspor yang hilang, masyarakat diwajibkan untuk membayar biaya beban sebesar Rp 1 juta.
“Selain membayar denda, masyarakat juga harus melalui proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terlebih dahulu sebelum mengajukan permohonan paspornya kembali,” jelasnya. (red)

You may like

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari

Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita

DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir
Pos-pos Terbaru
- Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika
- Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
- Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern







