Regional
Ibu Meninggal, Ayah Gila, Sang Kakak Dihajar karena Dituding Maling Ketuk Simpati Dedi Mulyadi
Published
6 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Dua bocah asal Karawang, Jawa Barat, Rh dan YF mengalami nasib pilu. Ibunya meninggal saat mereka masih anak balita. Sementara ayahnya mengalami gangguan jiwa.
Nasib tragis mereka kian “sempurna” setelah salah satu bocah itu dihajar massa karena dituding mencuri hingga ia dirawat di sebuah rumah sakit di Cikampek.
Kehidupan pilu dua bocah itu terungkap setelah salah salah satunya, Rh (14) dirawat di sebuah rumah sakit di Cikampek karena babak belur dihajar massa akibat dituding hendak mencuri.
Awalnya, Rh sepulang dari masjid dijemput dua anak jalanan. Dia kemudian diajak untuk mendatangi sebuah warung di kawasan Kotabaru, Karawang, pada Rabu (17/2/2021).
Rh diminta dua anak jalanan itu untuk memanjat pagar halaman warung. Saat itulah dia kepergok pemilik warung dan kemudian ditangkap.
Baca juga: Pemkab Bogor Diminta Tentukan Arah Pembangunan
Sementara dua temannya melarikan diri. Bocah Rh kemudian dihajar warga hingga babak belur dan kemudian diserahkan ke Polsek Kota Baru. Karena mengalami luka cukup parah, Rh selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Izza Cikampek, Purwakarta.
Peristiwa yang dialami Rh viral di media sosial hingga memantik simpati anggota DPR Dedi Mulyadi.
Dedi pun menjenguk Rh di rumah sakit dan menanggung semua biaya pengobatan di rumah sakit pada Jumat (19/2/2021).
Setelah Rh sembuh, Dedi akan membawanya untuk dididik di pesantren Cireok yang dikelolanya.
“Saya sekarang punya pesantren di Cireok, khusus menangani anak-anak bandel,” kata Dedi.
Baca juga: DPMD Karawang Diminta TPS Pilkades di Tiap Desa Ditambah
Dedi mengatakan, Rh merupakan anak yatim miskin yang tinggal di Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, Karawang. Ibunya meninggal saat ia masih balita. Sementara ayahnya mengalami gangguan jiwa.
Membantu bocah Rh tidak sampai di situ. Dedi merasa penasaran dengan kondisi keluarga Rh. Ia ingin mengetahui akar masalah yang dihadapi keluarga bocah malang itu.
Akhirnya ia pun mendatangi rumah Rh untuk mengecek kondisinya sekaligus meminta izin kepada ayah bocah itu. Dedi pun mengunjungi rumah Rh di Desa Pucung, Kotabaru.
Setibanya di Desa Pucung, Dedi bertemu dengan adik Rh berinisial YF. Adik Rh juga ternyata masih kecil, berusia sekitar 11 tahunan. Kemudian Dedi pun mengajak YF untuk menemui ayahnya, Iwan.
Namun di perjalanan, Dedi juga bertemu paman Rh yang kemudian ikut memandunya untuk bertemu ayah Rh bernama Iwan.
Baca juga: 4 Desa Kebanjiran di Indramayu Akibat Tanggul Sungai Cipanas Jebol Lagi
Informasi bahwa Iwan mengalami gangguan jiwa itu benar adanya. Bahkan Iwan sempat bertengkar dengan paman Rh.
“Memang setiap bertemu dengan kakaknya, Iwan selalu emosi dan marah. Padahal sebelumnya dia biasa-biasa saja,” kata Dedi.
Dedi kemudian menemui Iwan dengan maksud meminta izin membawa dua anaknya untuk disekolahkan di pesantren Cireok. Namun jawaban yang diberikan Iwan malah berupa tamparan. Dedi ditampar dua kali oleh Iwan.
Bukannya marah, Dedi malah tersenyum. Ia mengaku sudah memaklumi Iwan karena memang kondisinya sedang sakit.
Kini, Rh dan YF akhirnya dibawa Dedi untuk dididik di pesantren. Dedi mengunggah foto dirinya ketika memeluk dua bocah itu.
Baca juga: Bupati dan Wabup Ciamis Terkonfirmasi Positif COVID-19
Dalam keterangan fotonya, Dedi mengatakan bahwa ia lega kini mereka bisa hidup bersama dalam satu pondok.
Dedi mengaku tak bisa membendung air mata ketika memeluk keduanya.
“Saya merasa bersyukur karena diberikan jalan oleh Allah Swt untuk menyelamatkan kehidupan mereka,” tulis Dedi dalam akun Facebook miliknya, Kang Dedi Mulyadi. (*)

You may like

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI

Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas

Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini

Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD

Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
- Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
- Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas
- Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
- Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD







gralion torile
1 September 2022 at 16:01
I like what you guys are up too. Such intelligent work and reporting! Keep up the excellent works guys I¦ve incorporated you guys to my blogroll. I think it’ll improve the value of my website 🙂