Connect with us

Regional

HUT ke-39 Desa Wadas, Lurah Junaedi Gelar Pesta Rakyat

Published

on

KARAWANG – Hari jadi Desa Wadas ke-39 tahun, diwarnai dengan berbagi kegiatan lomba kesenian dan hiburan, diantaranya pawai kebudayaan dengan odong-odong yang dimulai dari halaman Kampung Budaya sampai ke kantor Desa Wadas, Minggu (28/8/2022).

Parade kesenian ini, diikuti oleh perwakilan dari RW se-Desa Wadas, acara pawai kebudayaan juga diikuti dengan sangat antusias dan penuh kreatifitas para warga yang membawa hasil bumi dan pernik pernik kemerdekaan.

Ditemui di kantor Desa Wadas, H. Junaedi menuturkan, untuk hari jadi ke 39 Desa Wadas, partisipasi dan antusias masyarakat ini sangat membludak, ia pun sangat bangga atas kehadiran masyarakat, berharap tahun berikutnya bisa lebih meriah lagi.

“Ini berkat kerjasama masyarakat dan pemerintah desa, alhamdulilah apapun kalau tanpa kerjasama dan kekompakan masyarakat itu tidak akan tercapai dan tidak akan terwujud,” ujarnya, Minggu (28/8/2022).

Junaedi menambahkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada panitia penyelenggara dan seluruh perangkat desa. Jadi pesan hari jadi 39 ini adalah marilah ciptaan kegotong royongan dan kerjasama antar masyarakat dan Pemerintah Desa, supaya Desa Wadas semakin kuat dan maju.

“Untuk penilaian lomba itu per-RW, alhamdulilah masing-masing RW mengirimkan peserta dan saya lihat sangat banyak pesertanya. Mudah-mudahan tahun berikutnya, hari jadi yang ke-40 nanti saya tekankan kepada panitia apa yang kurang tahun ini agar menjadi evaluasi tahun depan,” jelasnya.

Masih Junaedi menambahkan, untuk acaranya sendiri, dimulai dari 1 Agustus dan malam puncak di tanggal 28 Agustus. Rangkaiannya, malam hari doa, dzikir dan bersholawat bersama masyarakat. Siangnya, hiburan-hiburan dan pawai dengan cukup meriah.

“Untuk minggu depan ada hiburan topeng sabtu malam dan minggu paginya, kita akhiri dengan mancing bersama sekaligus bersih-bersih kali kalapa. Harapan saya, jagalah persatuan, kesatuan, gotong royong masyarakat dan Pemerintah Desa, walaupun misal saya bukan Kepala Desa lagi, itu harus tetap dipertahankan,” ungkapnya.

Sambung masih Junaedi menambahkan, sementara ini untuk anggaran kebanyakan pakai uang pribadi. Kalau untuk bantuan-bantuan diarahkan ke BUMDES. Dan BUMDES hanya dapat bantuan Rp 25 juta, sedangkan untuk acara ini, anggarannya mencapai Rp 140 jutaan.

“Alhamdulillah, saya sendiri untuk beli hadiah doorprize saja Rp 30 juta, belum hadiah-hadiah lainnya. Ya, tapi karena saya sayang sama masyarakat dan masyarakat pun sayang kepada saya, saya akan support itu,” pungkasnya. (cho)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement