Connect with us

Regional

Ghazali Center Curigai Alih Fungsi Depan PT Monokem Surya Rengsadengklok Masuk RTRW

Published

on

KARAWANG – Ghazali Center Research & Consulting mendatangi tempat diskusi pembahasan rencana tata ruang wilayah (RTRW) di Hotel Brits Karawang beberapa waktu lalu.

Kedatangan beberapa masyarakat Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, sebagai aktifis Ghazali Center ke diskusi tersebut mencurigai dengan adanya alih fungsi lahan pertanian di depan lokasi PT MonokemSurya di Kecamatan Rengasdengklok.

“Terkait pembangunan yang di depan PT Monokem Surya belum ada kejelasan. Biasanya sebelum membangun seharusnya ada sosialisasi kepada masyarakat melalui desa setempat. Mau membangun apa, kalo pabrik ya pabrik apa. Kalo gudang ya gudang apa. Sampai hari ini banyak pihak mempertanyakan itu termasuk saya selaku masyarakat amansari,” jelas Humas Ghazali Center Toni Damanik, Sabtu (3/9/2022).

Ia mengatakan Ghazali Center dengan lantang menyuarakan perubahan tata ruang wilayah yang meliputi nama Rengasdengklok dan beberapa kecamatan lainnya memperkuat kecurigaan masyarakat desa sekitar terhadap aktifitas pembangunan lahan tanah di wilayah perbatasan Desa Amansari-Dukuhkarya tersebut.

“Menjadi sebuah kewajaran bagi kita sebagai masyarakat untuk mau tau perihal itu, karena pembangunan itu selain memberikan dampak positif juga pastinya ada dampak negatif. Baiknya pengusaha setingkat itu haruslah melakukan sosialisasi melalui kepala desa, nanti desa mengumpulkan perwakilan masyarakat,” tegasnya.

“Setelah dengan masyarakat setempat selesai sosialisasi, tinggal enak ke tingkat pengurusan izin-izin lainnya, seperti amdal lalin dan lain-lainnya. Tata ruang wilayah berkaitan dengan peradaban, apakah kita mau mempercepat kiamat atau tidak,” pungkasnya. (sgt)