Connect with us

Regional

Gelombang Tinggi, Wisatawan Pantai di Sukabumi Dilarang Berenang

Published

on

INFOKA.ID – Pada Minggu (30/5/2021), gelombang tinggi terjadi di semua pantai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Diketahui, gelombang tinggi menerjang perairan selatan Sukabumi dengan ketinggian 4 hingga 6 meter.

Ketua Balawista Kabupaten Sukabumi Yanyan Nuryanto mengatakan, petugas telah memasang bendera merah tanda bahaya berenang di semua titik pantai. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut. Pihaknya juga memberikan imbauan kepada pengunjung untuk tidak berenang.

“Petugas di lapangan sudah mengantisipasi dengan memberikan informasi dan imbauan terkait adanya gelombang dan dilarang ada aktivitas di air, seluruhnya ditarik ke bibir pantai termasuk bagi pos yang masih memiliki bendera merah dipasang di kawasan terjadinya gelombang pasang,” kata Yanyan via pesan singkat.

Akibat gelombang tinggi air laut juga masuk ke warung dan perakampungan warga di Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (30/5/2021) pagi.

Salah seorang warga Asep Edom (50) mengatakan, gelombang tinggi di Sukabumi, tepatnya di Pantai Citepus terjadi sejak pukul 07.00 WIB.

“Kondisi terkini di Pantai Citepus pukul 09.30 WIB air masuk ke dalam (warung dan perkampungan),” ujarnya.

Menurutnya, tidak ada kerusakan akibat kejadian tersebut. Sampai saat ini gelombang tinggi masih terjadi. “Tidak ada kerusakan maupun korban jiwa,” jelasnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement