Regional
Ganggu Pelayanan Masyarakat, Warga Pedes Karawang Menyoalkan Sejumlah Proyek yang Dinilai ‘Siluman’
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Warga masyarakat dan LSM dari berbagai lembaga mempertanyakan adanya proyek pengamparan berupa batu split di area parkir kecamatan pedes Kabupaten Karawang. Pasalnya, hamparan batu dibiarkan berhamburan sehingga berdampak mengganggu aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
Aktivis pemerhati lingkungan masyarakat setempat Bagja Banteng (60) mengungkapkan, bahwa membenarkan dengan adanya proyek pengerjaan yang tidak jelas dari mana datangnya.
“Tahu-tahu ada orang sekitar enam orang bekerja mengamparkan batu seplit di area halaman kantor Kecamatan Pedes. Yang intinya membingungkan semua orang dari berbagai elemen,” ungkap Bagja, Jumat (31/5/2024).
Bagja menambahkan, jika itu merupakan proyek dari Pemerintah atau dari Dinas misal PUPR minimal ada papan proyek, yang isinya berapa waktu dari kalender hari, ada jumlah besaran biaya dan tertera nama kontraktornya.
“Tiba-tiba ada pengerjaan pengamparan batu seplit. Yang intinya dengan adanya hamparan batu split di area halaman kecamatan sangat mengganggu pelayanan warga masyarakat karena banyak pengguna kendaraan bermotor banyak yang hampir jatuh,” imbuhnya.
“Jika kerja pekerjaan dari pemerintah, tapi tidak ada papan proyek. Dan satu lagi kenapa harus diurug terlebih dahulu oleh batu seplit. Kalau rencananya mau dicor kan halamannya sudah rata. Apa untuk menambah ketinggian agar sesuai dengan bistek perjaan,” pungkasnya.
Secara terpisah, anggota LSM GMPI Pedes Barong menambahkan, seharusnya pemborong sebelum mengerjakan pekerjaan apapun itu namanya harus pasang papan proyek, ggar semua elemen warga masyarakat dan LSM dapat mengetahui proyek tersebut dari mana asalnya.
“Jangan bekerja dulu melaksanakan pekerjaan sudah selesai baru pasang papan proyek, Harapan saya selaku lembaga sosial masyarakat agar mandor dan pelaksana proaktif dalam menjalankan program ini,” tambah Barong. (ded)


You may like

Karawang Terapkan Sistem Digital dalam Rotasi Kepala Sekolah, Berbasis Manajemen Talenta

Rotasi 561 Kepala Sekolah di Karawang, Bupati Aep Syaepuloh: Jabatan Bukan Hak, Tapi Amanah!

Club Volleyball T.B Wallet Merah Siap Berlaga Di Ajang Open Tournamen 2026 Fathir Cup

Polres Karawang Tangkap Ayah Tiri Pelaku Kekerasan terhadap Anak di Bawah Umur

Muspika Kecamatan Pedes Karawang Gelar Minggon Rutin, Bahas Kebersihan Sampah

Bupati Ngantor Pakai Mobil Listrik, Sekda Pakai Motor
Pos-pos Terbaru
- Karawang Terapkan Sistem Digital dalam Rotasi Kepala Sekolah, Berbasis Manajemen Talenta
- Rotasi 561 Kepala Sekolah di Karawang, Bupati Aep Syaepuloh: Jabatan Bukan Hak, Tapi Amanah!
- Club Volleyball T.B Wallet Merah Siap Berlaga Di Ajang Open Tournamen 2026 Fathir Cup
- Polres Karawang Tangkap Ayah Tiri Pelaku Kekerasan terhadap Anak di Bawah Umur
- Muspika Kecamatan Pedes Karawang Gelar Minggon Rutin, Bahas Kebersihan Sampah






