Regional
Fenomena Kabut di Karawang, Ini Penjelasan Stasiun Klimatologi Jabar
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
Dalam beberapa hari ini fenomena kabut menyelimuti sejumlah wilayah di Karawang. Fenomena tersebut terjadi pada dini hari.
Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat Indra Gustari, fenomena kabut merupakan hal yang biasa terjadi. Ia menyebutkan warga Karawang untuk tidak panik.
“Kabut ini biasa terjadinya jika pelepasan panas dari permukaan buminya maksimal, yaitu pada malam atau dini hari dalam bentuk gelombang panjang. Radiasi gelombang panjang dari permukaan bumi tersebut menjadi optimum jika langit cerah (tidak ada awan) khususnya pada musim kemarau,” kata Indra dalam keterangannya, Minggu (19/6/2022).
Indra juga menjelaskan, fenomena kabut di Karawang bukan hal yang berbahaya. Karena kabut terjadi akibat variabilitas iklim atau musim.
Sebab dari analisis Stasiun Klimatologi Jawa Barat, pada awal Juni tahun 2022, Kabupaten Karawang telah memasuki musim kemarau.
“Analisis Stasiun Klimatologi Jawa Barat, sampai awal Juni 2022 ini beberapa wilayah di Jawa Barat sudah memasuki musim kemarau, yaitu di pesisir utara Jawa Barat (mulai dari Karawang, bagian utara Bekasi, sebagian besar Subang dan sebagian besar Indramayu) dan sebagian wilayah tengah,” katanya. (*)
You may like

Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa

Lewat Pasporia, Imigrasi Karawang Buka Layanan Paspor di Akhir Pekan

Kapolresta Karawang Tegaskan Larangan Vape: Polres, Polsek, hingga Pospol Harus Steril

Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
Pos-pos Terbaru
- Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa
- Lewat Pasporia, Imigrasi Karawang Buka Layanan Paspor di Akhir Pekan
- Kapolresta Karawang Tegaskan Larangan Vape: Polres, Polsek, hingga Pospol Harus Steril
- Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa
- Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota Yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit







