Connect with us

Regional

Eksekutor Pembunuhan Karyawan Toyota di Karawang Meminta Maaf Kepada Keluarga Korban

Published

on

KARAWANG – Eksekutor pembunuhan karyawan Toyota yang bernama Arif Sriono (32), meminta maaf kepada keluarga korban.

Hal itu disampaikan tersangka Rizal di depan awak media usai pres rilis di Mapolres Karawang, Kamis (18/1/2024).

“Saya meminta maaf kepada keluarga korban atas kesalahan saya dan saya menyesal,” kata tersangka Rizal.

Diungkapkan tersangka Rizal, pihaknya mengaku siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya siap menjalani hukuman,” terangnya.

Sebelumnya, Polres Karawang berhasil menangkap eksekutor utama pembunuhan seorang karyawan Toyota, Arif Sriyono di wilayah Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.

Tersangka bernama Rizal (24) terpaksa ditembak dibagian kaki kanan dan kiri karena sempat melakukan perlawanan saat akan diamankan.

Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan penangkapan Rizal merupakan pengembangan dari penangkapan tersangka Pandu dan Ossy yang juga dalang dari pembunuhan Arif Sriyono.

“Tersangka Rizal merupakan eksekutor pertama yang melakukan penusukan dibagian leher dengan menggunakan pisau saat membonceng korban,” katanya, Kamis (18/1/2024).

Ia mengatakan Ossy merencanakan pembunuhan tersebut bersama adik kandungnya Pandu dan Rizal.

“Mereka merencanakan bagaimana pembunuhan itu biar dikira merupakan korban pembegalan,” kata dia.

Para pelaku pun disangkakan dengan dengan Pasal 340 KUHPidana jo pasal 56 dan atau Pasal 365 ayat (3) KUHPidana jo Pasal 56 KUHPidana dan atau Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana paling paling lama 20 tahun atau seumur hidup.

Sebelumnya, Arif Sriono ditemukan tewas ditengah jalan di Pinggir irigasi Sasak Misran Dusun Pasirpanjang, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan tewas ditengah jalan di pinggir irigasi Sasak Misran Dusun Pasirpanjang, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (9/1/20024), pukul 00.17 WIB oleh warga yang melintas.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi kepala masih memakai helm dan dipenuhi darah akibat luka tusuk ditubuhnya dan leher. Sedangkan motor milik korban tidak ditemukan dilokasi kejadian, diduga dibawa kabur oleh kawanan begal. (red)