Regional
Duduki Peringkat Kedua pada Periode Tahun 2022, Total Investasi di Karawang Capai 37,19 Triliun
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Realisasi investasi di Karawang, Jawa Barat pada 2022 menempati urutan kedua setelah Kabupaten Bekasi dengan nilai investasi mencapai 37,19 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang Eka Sanatha mengatakan dari total keseluruhan investasi di Karawang pada tahun 2022, ribuan pekerja juga terserap.
“Ada sekitar 10.459 pekerja yang telah terserap pada periode 2022,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang Eka Sanatha, Selasa (7/2/2023).
Diungkapkan Eka, urutan pertama dalam realisasi investasi di Jawa Barat adalah Kabupaten Bekasi sebesar 47,02 triliun, sedangkan Karawang 37,19 triliun. Kemudian di urutan ketiga Kabupaten Bogor sejumlah 15, 33 triliun, keempat Kota Bekasi sebanyak 13,33 triliun, dan di urutan kelima ada Purwakarta mencapai 8,33 triliun.
“Berdasarkan laporan LKPM online realisas investasi di Karawang sebesar Rp 37,19 triliun dari target Rp 31 triliun atau terealisasi sebesar 124,61 persen,” ujarnya.
Meski begitu, di semester kedua atau triwulan ketiga dan keempat, realisasi investasi Karawang melampaui Kabupaten Bekasi.
Di triwulan ketiga 2022 realisasi investasi di Karawang mencapai Rp 10,04 triliun dan triwulan keempat Rp 11,87 triliun.
Adapun di Kabupaten Bekasi pada triwulan ketiga sejumlah triliun 7,8 dan triwulan keempat sebanyak Rp 11,77 triliun.
“Mudah-mudahan realisasi investasi di Karawang pada 2023 bisa melampaui Kabupaten Bekasi,” kata dia.
Dari laporan yang diterima pemerintah daerah, ada sebanyak 10.459 tenaga kerja Karawang yang terserap selam 2022.
Rinciannya penanaman modal asing (PMA) menyerap 8.459 pekerja atau 81 persen. Sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) menyerap 2.000 pekerja atau 19 persen.
Di samping itu, ada perusahaan yang berinvestasi dengan jumlah cukup besar yang belum menyerap tenaga kerja lantaran belum beroperasi. Misalnya kereta api cepat Jakarta-Bandung.
Menurut Eka, tidak semua penyerapan kerja dilaporkan. Misalnya pekerja proyek yang tidak terikat langsung dengan perusahaan.
“Ikutannya pasti ada, multiplayer efeknya luar biasa,” kata dia.
Eka mengatakan, pengangguran terbuka secara umum menurun. Meskipun tingkat pengangguran pada 2021 hingga 2022 sebagai dampak pandemi Covid-19 masih terasa.
Misalnya pusat gerai-gerai di pusat perbelanjaan yang belum sepenuhnya beroperasi secara normal. Namun saat ini sektor UMKM mulai bangkit. Maraknya warung makan hingga cafe mulai buka mencerminkan ekonomi di Karawang mulai menggeliat.
“Insya Allah angka proyeksi oleh BPS (Badan Pusat Statistik) terekspos tidak akan jauh. Mudah-mudahan tingkat pengangguran kita sudah mulai diambang batas psikologis, di bawah 10 persen. Perkiraan BPS itu 9,87 persen,” ujar dia.
Naiknya realisasi investasi di Karawang, menurut Eka, juga sebanding dengan naiknya indeks pembangunan manusia (IPM) di Karawang. Diketahui, saat pandemi IPM Karawang juga sempat turun.
IPM sendiri menjelaskan bagaimana masyarakat mengakses hasil pembangunan di antaranya dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, dan pendidikan.
“Investasi ini secara tidak langsung berdampak papa meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (adv)

You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!






