Regional
Dosen dan Mahasiswa Unsika Gelar Penyuluhan Program Makmur
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Dosen Pertanian dan mahasiswa Unsika menggelar penyuluhan pertanian mengenai Program Makmur dalam rangka melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut berlangsung di Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, Selasa (1/11/2022).
Dosen Pertanian Unsika I Ketut Manu Mahatmayana menyatakan penyuluhan ini merupakan bentuk dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi.
Manu menambahkan tujuan penyuluhan ini untuk mengenalkan Program Makmur dam meningkatkan partisipasi petani. Hasil akhir yang diharapkan adalah membantu petani memperoleh permodalan, meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan usahataninya.
“Program Makmur merupakan inisiasi dari Pupuk Indonesia yang berfokus pada penciptaan ekosistem yang mengintegrasikan petani dan stake holder yang berhubungan dengan budidaya pertanian dari hulu hingga hilir,” katanya.
Kegiatan penyuluhan dihadiri agronomis dari Pupuk Kujang Cikampek (PKC) Wahyu Sunu Aji, S.P.
Sunu menyebutkan melalui program ini, petani mendapatkan pendampingan dari pihak PKC yang dibantu oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Unsika.
Selain itu petani juga mendapat bantuan permodalan input produksi, jasa asuransi dan kepastian pemasaran hasil pertanian (offtaker).
“Pihak offtaker yang hadir pada kegiatan penyuluhan tersebut dari Koperasi Hurip Tani Mandiri,” katanya.
Sementara, Ketua Koperasi Lutfi Lukmana S.E menyebutkan bahwa petani tidak perlu memikirkan ke mana harus memasarkan hasil panen, pihaknya akan beli sesuai dengan harga pasar.
“Program Makmur sangat mempermudah petani, petani diberikan modal, didampingi saat proses budidaya dan hasil panen pasti ditampung pihak koperasi,” ungkapnya.
Kegiatan penyuluhan disambut positif oleh Saefudin, yang merupakan peserta penyuluhan yang sekaligus adalah petani di Desa Karangjaya. Saefudin menyampaikan pihaknya sangat tertarik untuk mengikuti program Makmur.
Sekdes Karangjaya Suhendar berharap semoga program Makmur bisa membantu meningkatkan pendapatan petani serta dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi petani padi di desanya. (rls)


You may like

Bukan Kaleng-Kaleng! 1 Kg Sabu hingga 80 Ribu Obat Keras Diungkap Polresta Karawang Periode Juli – Agustus

Polresta Karawang Bersama TNI dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jelang Pilkades Serentak, 21 Desa Rampungkan Temuan LHP Akhir Masa Jabatan Kades

Tingkatkan Sinergi P4GN, BNNK Karawang Audiensi ke Lapas Karawang

Polresta Karawang Hadiri Apel Besar Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393

Disdikbud Karawang Pacu Pemerataan Akses Pendidikan Lewat Pembangunan Tiga SMP Baru
Pos-pos Terbaru
- Reskrim Polresta Karawang Bekuk Dua Begal Sadis, Terlibat Aksinya di 12 TKP Pematang Sawah
- Bukan Kaleng-Kaleng! 1 Kg Sabu hingga 80 Ribu Obat Keras Diungkap Polresta Karawang Periode Juli – Agustus
- Polresta Karawang Bersama TNI dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Jelang Pilkades Serentak, 21 Desa Rampungkan Temuan LHP Akhir Masa Jabatan Kades
- Tingkatkan Sinergi P4GN, BNNK Karawang Audiensi ke Lapas Karawang





