Regional
Dosen dan Mahasiswa Unsika Gelar Penyuluhan Program Makmur
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Dosen Pertanian dan mahasiswa Unsika menggelar penyuluhan pertanian mengenai Program Makmur dalam rangka melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut berlangsung di Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, Selasa (1/11/2022).
Dosen Pertanian Unsika I Ketut Manu Mahatmayana menyatakan penyuluhan ini merupakan bentuk dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi.
Manu menambahkan tujuan penyuluhan ini untuk mengenalkan Program Makmur dam meningkatkan partisipasi petani. Hasil akhir yang diharapkan adalah membantu petani memperoleh permodalan, meningkatkan produktivitas lahan dan pendapatan usahataninya.
“Program Makmur merupakan inisiasi dari Pupuk Indonesia yang berfokus pada penciptaan ekosistem yang mengintegrasikan petani dan stake holder yang berhubungan dengan budidaya pertanian dari hulu hingga hilir,” katanya.
Kegiatan penyuluhan dihadiri agronomis dari Pupuk Kujang Cikampek (PKC) Wahyu Sunu Aji, S.P.
Sunu menyebutkan melalui program ini, petani mendapatkan pendampingan dari pihak PKC yang dibantu oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Unsika.
Selain itu petani juga mendapat bantuan permodalan input produksi, jasa asuransi dan kepastian pemasaran hasil pertanian (offtaker).
“Pihak offtaker yang hadir pada kegiatan penyuluhan tersebut dari Koperasi Hurip Tani Mandiri,” katanya.
Sementara, Ketua Koperasi Lutfi Lukmana S.E menyebutkan bahwa petani tidak perlu memikirkan ke mana harus memasarkan hasil panen, pihaknya akan beli sesuai dengan harga pasar.
“Program Makmur sangat mempermudah petani, petani diberikan modal, didampingi saat proses budidaya dan hasil panen pasti ditampung pihak koperasi,” ungkapnya.
Kegiatan penyuluhan disambut positif oleh Saefudin, yang merupakan peserta penyuluhan yang sekaligus adalah petani di Desa Karangjaya. Saefudin menyampaikan pihaknya sangat tertarik untuk mengikuti program Makmur.
Sekdes Karangjaya Suhendar berharap semoga program Makmur bisa membantu meningkatkan pendapatan petani serta dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi petani padi di desanya. (rls)


You may like

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS

Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang

Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






