Regional
Ditetapkan Sebagai KLB, Pemkab Garut Siapkan Vaksinasi Difteri Untuk Anak Secara Massal
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyiapkan pelaksanaan untuk vaksinasi difteri secara massal dengan sasaran anak-anak untuk mencegah wabah difteri yang menjangkit wilayah tersebut.
Pemerintah bahkan menetapkan kasus penyakit difteri di Kabupaten Garut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Nanti saya akan pimpin ya pada hari Senin (27/2/2023) depan, itu akan ada secara massal dilakukan terhadap anak-anak yang balita sampai dengan anak-anak di bawah 9-10 tahun, nanti bagaimana teknisnya ya yang akan dilakukan, nah nanti kita akan lakukan se-Kabupaten Garut,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan dalam keterangannya, Rabu (22/2/2023).
Rudy menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan laporan adanya sejumlah anak yang terjangkit difteri dan sudah mendapatkan penanganan medis, kemudian ada juga yang meninggal dunia sebanyak tujuh orang dalam jangka waktu beberapa bulan ke belakang.
Menurutnya, kemunculan kasus difteri terjadi di Kecamatan Pangatikan, untuk itu dalam kegiatan vaksinasi difteri secara massal akan difokuskan dulu di kecamatan tersebut, sebelum ke daerah lain.
“Kita di Pangatikan dulu, satu Kecamatan Pangatikan akan dilakukan gerakan,” katanya.
Menurut dia hasil laporan di lapangan bahwa kemunculan kasus difteri karena ada beberapa orang yang terjangkit tidak divaksin lengkap imunisasi difteri sebelumnya.
“Ada yang meninggal dunia itu diakibatkan bahwa mereka itu tidak mendapatkan vaksin sejak awal, jadi daerah itu punya kepercayaan tidak perlu divaksin,” katanya.
Upaya mengatasi wabah difteri di Garut itu, kata dia, di antaranya penanganan medis secara cepat terhadap korban, kemudian melakukan vaksinasi secara massal dengan mendatangi sekolah-sekolah.
Selain vaksinasi, Pemkab Garut juga menetapkan KLB selama 10 bulan sampai November 2023 sesuai Keputusan Bupati Garut tentang Penetapan KLB Penyakit Difteri.
“Difteri ini sudah dinyatakan KLB, jadi saya sudah tandatangani bahwa difteri di Kabupaten Garut dinyatakan kejadian luar biasa,” katanya.
Berdasarkan laporan dari Dinkes Kabupaten Garut tercatat ada delapan orang yang menjalani isolasi mandiri, tiga orang dirawat di rumah sakit, dan tujuh orang meninggal dunia. (*)

You may like

Bukan Sekadar Tempat Menginap, Brits Hotel Karawang Komit Jadi Etalase Budaya Lokal

Simpan Puluhan Gram Sabu, Dua Pria Asal Jayakerta Karawang Terancam 20 Tahun Penjara

Satres PPA dan PPO Polres Karawang Tangkap Ayah Kandung yang Diduga Cabuli Anak Balitanya

DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna Agenda Penetapan Raperda dan Pembentukan Pansus

Polres Karawang Tahan Ayah 62 Tahun Atas Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Kandung

Polres Karawang Tangkap Pelaku Tawuran Viral di Klari yang Rampas Motor Warga
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Tempat Menginap, Brits Hotel Karawang Komit Jadi Etalase Budaya Lokal
- Simpan Puluhan Gram Sabu, Dua Pria Asal Jayakerta Karawang Terancam 20 Tahun Penjara
- Satres PPA dan PPO Polres Karawang Tangkap Ayah Kandung yang Diduga Cabuli Anak Balitanya
- DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna Agenda Penetapan Raperda dan Pembentukan Pansus
- Polres Karawang Tahan Ayah 62 Tahun Atas Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Kandung







