Connect with us

Regional

Disperindag Karawang Kaji Penyebab Kenaikan Harga Telur Ayam di Sejumlah Pasar Tradisional

Published

on

INFOKA.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, masih mengkaji dan mengamati penyebab kenaikan harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional sekitar Karawang.

“Kenaikan harga telur ayam memang sudah terjadi sejak sekitar sepekan terakhir,” kata Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Karawang, Geri Samrodi, Sabtu (27/8/2022).

Ger mengatakan, kenaikan harga telur ayam itu terjadi di 17 pasar tradisional sekitar Karawang. Kenaikannya bervariasi, tapi harga tertinggi mencapai Rp 31.000 sampai Rp 32.000 per kilogram.

“Sampai sekarang ini kami masih mengamati apakah kenaikan harga telur ayam itu akibat penyimpangan distribusi, atau ada penyebab lain,” kata dia.

Ia mewaspadai kemungkinan adanya penyimpangan distribusi telur ayam. Karena jika itu terjadi, jatah yang seharusnya masuk ke Karawang tapi didistribusikan ke daerah lain tentunya mengakibatkan kenaikan harga.

Sementara itu, sejumlah pedagang di wilayah Karawang menyebutkan kalau kenaikan harga telur ayam sudah terjadi sejak sekitar sepekan terakhir. Dari sebelumnya Rp27 ribu per kilogram kini mencapai Rp31-32 ribu per kilogram.

Para pedagang berharap agar pemerintah segera turun tangan mengatasi kenaikan harga telur ayam. Sebab mereka merasakan dampak kenaikan harga itu, di antaranya pembeli kebanyakan mengurangi jumlah pembelian telur ayam. (*)