Regional
Disparbud Karawang: Dampak Covid-19 Sektor Pariwisata Anjlok
Published
6 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan, dampak Covid-19 di sektor pariwisata cukup signifikan. Pihaknya menargetkan pendapatan asli daerah sektor pariwisata Rp 500 juta. Namun demikian hingga September masih minim.
“Karena beberapa tempat wisata tutup dan tidak boleh ada pengunjung. Sehingga pengaruh pada PAD. Tapi sekarang mulai dibuka dengan pembatasan pengunjung dan protokoler kesehatan,” kata Yudi, belum lama ini.
Ia mentakan, tempat wisata yang dikelola Disparbud adalah Kampung Budaya, Curug Cigentis, pantai Pakisjaya, Puncak Sempur dan wisata religi Syekh Quro.
“Wisata yang lain sifatnya MoU dengan dinas. Semua tempat wisata kondisinya sama. Syekh Quro juga yang biasanya tiap malam sabtu ramai, dampak Covid-19 jadi berkurang,” katanya.
Selain tempat wisata, Yudi juga menjelaskan tempat hiburan pun belum buka sepenuhnya. Seperti bioskop masih tetap tutup. “Tingkat hunian hotel juga menurun. Mungkin rasa takut akan covid,” pungkasnya. (red)


You may like

Bank BJB Karawang Berbagi Keberkahan Iduladha, Salurkan Sapi dan Domba untuk Masyarakat

Wujud Kepedulian Sosial, Polres Karawang Gelar Jumat Berkah

Dalih Antar Pulang Anak Mengaji, Pria diKarawang Tega Cabuli Bocah 5 Tahun

Empat Saksi Sudah Diperiksa, Polres Karawang Tegaskan Kasus Kekerasan Seksual Anak Masih Berproses

Primaya Karawang Expo 2026: Hadirkan 40 Dokter Spesialis dan Health Talk untuk Masyarakat

Sinergi Pupuk Kujang bersama Kalangan Industri di Karawang Distribusikan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Pos-pos Terbaru
- Bank BJB Karawang Berbagi Keberkahan Iduladha, Salurkan Sapi dan Domba untuk Masyarakat
- Wujud Kepedulian Sosial, Polres Karawang Gelar Jumat Berkah
- Dalih Antar Pulang Anak Mengaji, Pria diKarawang Tega Cabuli Bocah 5 Tahun
- Empat Saksi Sudah Diperiksa, Polres Karawang Tegaskan Kasus Kekerasan Seksual Anak Masih Berproses
- Primaya Karawang Expo 2026: Hadirkan 40 Dokter Spesialis dan Health Talk untuk Masyarakat






