Regional
Dinkes Karawang Minta Orangtua Pantau Urine Anak Untuk Antisipasi Gagal Ginjal Akut
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Dinas Kesehatan Karawang mengingatkan orang tua untuk perhatikan volume urine anak-anaknya yang disertai gejala tertentu. Jika ditemukan berkurang, tidak seperti kebiasaan anak, maka langsung dibawa rumah sakit saja. Terutama jika disertai gejala seperti diare, mual, muntah, dan demam.
“Yang tadinya kencingnya tiba-tiba sedikit, rentang waktunya 12 sampai 24 jam. Maka langsung bawa anak ke rumah sakit jangan ke Puskesmas atau klinik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Endang Suryadi, Rabu (19/10/2022).
Endang pun mengingatkan, rumah sakit yang dimaksud adalah rumah sakit yang memiliki fasilitas HCU dan ICU. Nantinya, dokter akan melakukan analisis dan menegakkan dianosis apa yang terjadi pada anak.
“Nanti akan ditanyakan habis minum obat apa. Ketika kencingnya berkurang, berarti berefek kepada ginjal kita, ” katanya.
Sementara, untuk penyetopan penggunaan obat sirop bebas, Dinkes Karawang masih menunggu arahan pasti dari Kementerian Kesehatan.
“Kita masih menunggu arahan langka jelas dari Kementerian Kesehatan,” katanya.
Akan tetapi, pihaknya telah mengumumkan kepada seluruh fasilitas kesehatan untuk sementara tidak meresepkan obat sirup hingga ada pengumuman resmi. Seluruh apotek juga diminta tak menjualnya.
Ketika terjadi sakit pada anak, kata Endang, orang tua tidak perlu khawatir. Mereka bisa meminta obat dari arahan dokter di puskesmas atau klinik dalam bentuk obat puyer.
Endang mengatakan, sirup obat batuk ditemukan mengandung bahan yang memicu gagal ginjal akut pada anak usia 0 sampai 18 tahun.
Namun didominasi pada anak usia 0 hingga lima tahun atau balita. Namun ia memastikan yang berbahaya buka parasetamol, tapi kandungan lain pada sirup. (*)

You may like

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA

Pemkab Karawang Bersih Bersih, Ratusan Bangli Dibongkar
Pos-pos Terbaru
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS
- DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA







