Regional
Diduga Cekcok dengan Istri, Anggota Satpol PP Karawang Tewas Gantung Diri di Pohon
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Seorang anggota Satpol PP Karawang, berinisial AS (38) ditemukan tewas gantung diri di pohon belakang rumah dinas Camat Jayakerta. Minggu (2/9/2022). Diduga, ia tewas usai cekcok dengan sang istri.
Kapolsek Rengasdengklok Kompol Suherman mengatakan, pihaknya mendapat laporan masyarakat ada peristiwa gantung diri di belakang rumah dinas Camat Jayakerta. Kemudian bersama sejumlah anggota langsung menuju lokasi kejadian.
“Saat ditemukan korban memang dalam keadaan tergantung di pohon menggunakan tambang. Namun untuk memastikan korban bunuh diri masih menunggu hasil dokter,” kata Suherman.
Berdasarkan hasil analisa awal korban ditemukan lidah digigit, tangan dikepal dan mengeluarkan cairan sperma.
“Tapi untuk hasil resminya apakah korban bunuh diri atau bukan nanti nunggu keterangan dari dokter setelah dilakukan pengecekan,” ujar Kapolsek.
Menurut Suherman berdasarkan keterangan sejumlah saksi mengatakan, jika korban malam hari sebelum kejadian sempat bertengkar hebat dengan istrinya di kantor kecamatan. Untuk menghindari kekerasan akhirnya dilerai oleh pegawai yang bertugas malam.
“Sempat dilerai agar tidak terjadi KDRT. Namun pagi harinya korban ditemukan tewas bergantung di atas pohon,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Jayakerta, Budiman Achmad menambahkan korban merupakan tenaga sukwan di Kecamatan Jayakerta.
Korban diketahui bunuh diri di pohon belakang rumah camat bermula ketika istri korban datang ke kantor kecamatan mencari korban pukul 7.30 WIB.
Namun korban tidak terlihat berada di kantot meski istrinya mendatangi setiap ruangan.
Penasaran belum melihat korban, istrinya kemudian mencari ke belakang kantor kecamatan. Saat berada di dekat rumah dinas camat, dia melihat suaminya AS tewas tergantung di pohon.
“Waktu ditemukan korban masih menggatung di pohon dengan wajah membiru dan lidah terjulur. Melihat itu kami langsung menghubungi Polsek Rengasdengklok,” ucap Budiman. (*)


You may like

Tata Kelola Lingkungan Karawang Memprihatinkan, Ghazali Center Indonesia Ajukan Izin RTH ke BBWS Citarum

Pindah Lokasi Sementara, Imigrasi Karawang Pastikan Layanan Tetap Prima

Pupuk Kujang Kirim Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Karawang

Pemkab Karawang Perkenalkan Indentitas Visual “Karawang Motekar”

Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan

Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
Pos-pos Terbaru
- Tata Kelola Lingkungan Karawang Memprihatinkan, Ghazali Center Indonesia Ajukan Izin RTH ke BBWS Citarum
- Pindah Lokasi Sementara, Imigrasi Karawang Pastikan Layanan Tetap Prima
- Pupuk Kujang Kirim Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Karawang
- Pemkab Karawang Perkenalkan Indentitas Visual “Karawang Motekar”
- Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan






