Connect with us

Regional

Di Tengah Ribuan Perusahaan, Banyak Ratusan Ribu Warga Bekasi Menganggur

Published

on

INFOKA.ID – Sebanyak 220.000 warga Kabupaten Bekasi yang tak memiliki pekerjaan. Adapun data di Kabupaten Bekasi tersebut berdasarkan data dari Disnaker setempat yang disandingkan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS).

“Angka pengangguran di Kabupaten Bekasi masih di angka 11,9 persen dari angkatan kerja. Sekitar 220.000-an orang,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Suhup, Kamis (4/11/2021), seperti dilansir dari Antara.

Suhup menuturkan angka tersebut relatif tak berubah.

“Relatif tetap angkanya meskipun naik dibanding sebelum pandemi Covid-19,” katanya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, dia menuturkan bahwa, pandemi Covid-19 memengaruhi kenaikan angka penganggur.

“Pandemi Covid-19 turut memengaruhi kenaikan angka pengangguran di Kabupaten Bekasi,” kata Suhup.

Menurutnya, kendati terdapat 7.339 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi, namun tak serta merta menjamin selesainya masalah pengangguran di wilayah tersebut.

Menurut dia, berdasarkan data BPS pada Agustus 2020, angka pengangguran di Kabupaten Bekasi sebanyak 11,54 persen dari angkatan kerja atau 212.435 orang.

Namun, jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan jika dibanding dengan tahun 2019, yakni 8,4 persen atau 158.958 orang.

Sementara itu, Pemerhati Ketenagakerjaan Bekasi Ahmad Noor menilai, Peraturan Bupati Bekasi terkait perluasan kesempatan kerja bagi warga lokal belum berjalan optimal.

“Kalaupun di suatu perusahaan itu isinya warga dengan KTP Kabupaten Bekasi, bisa jadi sebenarnya bukan warga lokal atau warga setempat tapi warga luar yang bekerja di Bekasi,” tuturnya.

“Sebetulnya tidak masalah, tapi bagaimana dengan industri sebanyak ini, warga lokalnya idealnya bisa mendapat pekerjaan, bukan malah menganggur,” kata dia menerangkan.

Sementara berdasarkan laporan BPS, jumlah penganggur di Indonesia per Agustus 2021 sebanyak 9,1 juta orang atau turun sebanyak 670.000 jika dibanding dengan periode yang sama pada tahun tahun sebelumnya, yakni sebanyak 9,77 juta orang. (*)

Sumber: Antara

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement