Connect with us

Regional

Desa Cicinde Jadi Kampung Kawasan Pindang Kementerian Kelautan dan Perikanan

Published

on

KARAWANG – Desa Cicinde Kecamatan Banyusari ditetapkan menjadi kawasan kampung pengolahan ikan pindang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karawang, Abu Bukhori mengatakan, Desa Cicinde ditetapkan kampung pindang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai sentral produksi pindang.

Abu mengatakan, dalam satu hari setiap rumah industri mampu mengolah ikan pindang 25-50 kilogram setiap hari.

“Ada 3.500 pengolahan ikan yang tersentralisasi. Dalam satu hari bisa lebih satu ton produksi,” kata Abu, Jumat (28/1/2022).

Hasil olahan pindang tersebut dikirim ke berbagai daerah di Jawa Barat dan Banten. Hasil olahan pindang Cicinde tak menutup kemungkinan diekspor ke luar negeri.

Oleh karena itu, untuk mendukung pengembangan hasil olahan, Dinas Perikanan Kabupaten Karawang akan melakukan program Kampung Kawasan Pindang di Banyusari tahun 2022.

Dalam tindak lanjutnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah memberikan bantuan berupa kastorit kapasitas 20 ton serta akan ada sekitar 7 dapur olahan yang diberi bantuan dalam segi pengolahannya.

“Agar produk terjamin secara mutu dan kualitasnya,” tambahnya.

Abu optimis jika hasil olahan pindang dapat meningkatkan perekonomian daerah. Oleh karena itu, dukungan dari Dinas Koperasi dan Dinas Perdagangan harus dikuatkan agar produk dapat bersaing.

Selain itu, di tahun 2022 ini KKP melalui Dinas Perikanan Kabupaten Karawang juga memberikan fasilitas asuransi kesehatan kepada 900 nelayan.

“Asuransi tersebut diberikan karena resiko pekerjaan di laut itu cukup tinggi, jadi kesehatan dan keselamatan nelayan pun harus terjamin,”ujarnya. (*)