Connect with us

Regional

Demi Keselamatan, Jembatan Cirahong Ciamis Berpotensi Ditutup Permanen

Published

on

INFOKA.ID – Jembatan Cirahong yang legendaris di Kabupaten Ciamis, akan ditutup selama 1 bulan mulai Kamis (1/7/2021).

Selama satu bulan Jembatan Cirahong ditutup, tidak boleh ada kendaraan, mobil atau sepeda motor yang lewat di jalur alternatif tersebut. Alasannya, untuk perbaikan dan perawatan rangkaian baja jembatan kereta api.

“Memang akan ada kegiatan perawatan jembatan yang mengharuskan dilakukan penutupan jembatan Cirahong,” ujar Manejer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo seperti dikutip dari TribunJabar.id, Senin (28/6/2021).

Penutupan total jembatan Cirahong tersebut akan berlangsung selama sebulan. Yang ditutup hanya jembatan bagian bawahnya yang selama ini menjadi jalur alternatif lalu lintas mobil, sepeda motor, sepeda maupun pejalan kaki.

Jembatan Cirahong menurut Kuswardoyo sudah beberapa kali dilakukan perbaikan dan perawatan. Namun baru kali ini perbaikan dan perawatan dengan masa penutupan yang paling lama, yakni satu bulan.

Lamanya penutupan tergantungan kondisi kerusakan dan perbaikan serta perawatannya. Penutupan Jembatan Cirahong dilakukan karena ada perbaikan besar dan perawatan menyeluruh.

Dilakukannya perawatan dengan masa penutupan Jembatan Cirahong sampai 1 bulan tersebut ungkap Kuswardoyo untuk menjamin keselamatan perjalanan KA.

Mengingat kondisi jembatan sudah tua, dibangun tahun 1893, dengan usia lebih dari satu seperempat abad.

“Idealnya jembatan bawah tersebut tidak difungsikan lagi untuk lalu lintas kendaraan karena akan sangat berbahaya bagi perjalanan KA serta juga berbahaya bagi pengguna jembatan bawah tersebut,” ucap dia.

Untuk menjamin keselamatan perjalanan KA, mungkin saja jembatan Cirahong bisa saja ditutup secara permanen untuk lalu lintas mobil dan sepeda motor.

“Tidak digunakan untuk lalu lintas mobil seperti sekarang ini,” tegas Kuswardoyo.

“Tapi itu semua tergantung hasil perbaikan perawatan yang dilakukan selama sebulan ke depan,” lanjutnya.

“Maka kami akan tutup (secara permanen) demi keselamatan operasional KA dan masyarakat,” katanya.

Jembatan Cirahong memiliki panjang rentang 202 meter dan sudah berusia 128 tahun telah menjadi bagian dari keindahan alam yang berada di rentang diantara lembah Sungai Citanduy perbatasan Ciamis dengan Manonjaya.

Sejak resmi digunakan mulai tanggal 29 September 1893, jembatan rancangan Heselink dngan 4 tiang tumpuan tersebut baru sekali dilakukan penguatan secara teknik yakni tahun 1954 untuk mampu menahan tambahan beban.

Saat dibangun tahun 1893 pada zaman penjajahan Belanda tersebut, jembatan “kolong” Cirahong tersebut kata Kuswardoyo dulunya difungsikan untuk pejalan kaki, pengguna sepeda angin, maupun untuk melintasnya sado, delman, dokar atau bendi.

Juga kadang tempat lewatnya kereta kencana Bupati Galuh yang akan berkunjung ke Manonjaya, ibu kota Sukapura maupun sebaliknya.

Pada tahun 1954 tersebut jumlah lalu lintas rangkaian KA yang melintas masih terbatas kendaraan roda empat yang lewat di jalur bawah juga masih langka.

Berbeda dengan sekarang, rangkaian KA yang melintas di bagian atas jembatan makin banyak. Baik rangkaian KA ekonomi maupun KA eksekutif serta KA barang.

Sementara di jembatan bawahnya jumlah mobil dan sepeda motor yang melintas nyraris tiada henti 24 jam sehari dengan sistem buka tutup. Searah-searah yang diatus secara swadaya oleh warga setempat.

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. gralion torile

    25 Agustus 2022 at 12:13

    What’s Happening i’m new to this, I stumbled upon this I have found It absolutely helpful and it has aided me out loads. I hope to contribute & help other users like its helped me. Good job.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement