Connect with us

Regional

DBD di Ciamis Capai 118 Kasus, Satu Orang Meninggal Dunia

Published

on

INFOKA.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis mencatat sebanyak 118 kasus demam berdarah dengue (DBD) dari Januari hingga Juni 2023.

“Dari 118 warga Ciamis yang sempat dirawat di rumah sakit akibat DBD, satu orang meninggal dunia. Korban meninggal pada bulan Mei. Pasien yang meninggal akibat DBD tersebut usia di atas 44 tahun,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ciamis, Edis Herdis, Senin (19/6/2023).

Ia mengatakan DBD yang disebabkan gigitan nyamuk tersebut bisa menyerang segala umur.

Bahkan di Ciamis ada tiga orang bayi umur di bawah setahun terjangkit DBD berikut lima orang balita. Dibandingkan dengan kasus pada 2022, kasus DBD yang terjadi di Ciamis tahun ini melandai.

“Tapi warga tetap harus waspada,” ujar

Dia merinci, 118 kasus DBD yang terjadi selama 2023 tersebut yakni pada Januari 20 kasus, Februari 21 kasus, Maret 21 kasus, April 26 kasus, Mei 21 kasus (seorang meninggal dunia), dan Juni sampai tanggal 14 tercatat 9 kasus.

Dari 118 kasus tersebut 53 orang yang terjangkit DBD adalah laki-laki dan 65 orang perempuan.

Kasus DBD terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Ciamis 20 kasus, Imbanagara 14 kasus, Payungsari 11 kasus, dan wilayah kerja Puskesmas Sadananya sebanyak 11 kasus.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya seorangan DBD atau mencegah meluasnya penularan DBD yakni melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara massal, masiv dan serentak. Berikut gerakan 3 M plus.

Mengingat kondisi cuaca saat ini kemarau tetapi sering turun hujan. Hal itu berpotensi terjadi ledakan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti, vektor penular DBD. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement