Connect with us

Hiburan

Cozinuz, Band Karawang yang Sering Dirilis Majalah Inggris, Siap Luncurkan Album 2021

Published

on

KARAWANG – Cozinuz, merupakan band yang mengadopsi dari beberapa band seperti Pantera, Disturbed, Machine head dan juga pengaruh band lokal Burgerkill, Deadsquad, Fraud dan lain-lain, mereka sengaja memadukan kegemaran dari tiap player telah membingungkan sebagian metalhead. Band yang di gawangi Anzarriva (vocal), Ryon (gitar), Anggi (bass) dan Ipunk (drum), kini telah merampungkan pengerjaan album pertama yang bertajuk “ADIKUASA”.

“Kami menulis apa yang kami lihat dan kami membentuk musik apa yang terbesit, kami hanya menyuarakan kegelisahan, protes, mengecam, semena-mena, pada aturan hukum yang membungkam dan diskriminatif, lewat style musik kami sebagai penyampai yang universal,” cetus Ryon.

“Musik cadas adalah pilihan tepat sebagai jalan kami marah dan bersuara,” tambah Anzzariva.

Selain sedang dalam pengemasan mereka juga berharap bisa melakukan tour/launching di bawah label MACIMA MUSIC PRO Record Bekasi sebagai media menyapa para metalhead Indonesia maupun luar.

Band asal Karawang Jawa Barat yang berdiri 23 Oktober 2016 ini, memang 2 tahun terakhir sedang gencar diperbincangkan di beberapa komunitas metal Indonesia, ditambah lagi Owner dari Xenophobic Record Australia (Jason Hutagalung) yang pernah mengurus Burgerkill dan Death Vomit Tour Australia tertarik oleh video clip promo mereka berjudul “Ambisi Teritori” yang diluncurkan pada tahun 2017 di youtube.

Dan kini mereka sedang menunggu album keluar untuk digandeng melakukan tour di negeri kanguru tersebut. Selain itu mereka pernah masuk dalam majalah besutan Kieran James, Busuck Chronicle, Wales (UK/england).

Album pertama mereka ini memiliki 9 track bising dengan sound yang depresi sekaligus sangat protes dan 1 track cooling down yang penulisan liriknya dibantu oleh Brooke Cook and Vanya dari Amerika (USA). Mereka adalah hasil rekomendasi dari Xenophobic record (AUS) tadi, jadi total debut Album pertama mereka ini ada 10 track.

“Semoga kalian semua suka,” imbuh Anzarriva.

Genre mereka bisa dikatakan berbeda dari umumnya, terlebih dari basic kegemaran tiap player sangat bereda jauh.

Mereka lahir dari kota yang sama namun berbeda daerah antara lain Ryon berasal dari Pedes, Anggi dari Klari, Anzarriva dari Telagasari dan Ipunk dari johar.

Formasi ini adalah paling akhir dari sekian banyak cerita berganti player dalam tubuh band mereka.

Namun Ryon yang adalah sebagai pencetus bertahan untuk membawa Cosinuz pada album pertama mereka ini.

Pada Infoka, bahwa mereka bangga bisa sejauh ini melangkah dan tidak lupa untuk berterima kasih teman-teman di Karawang, terlebih untuk para komunitas metalhead di Karawang maupun kota lainnya.

Jadi tunggu saja rilis dan launvhing Album mereka akan di umumkan di page mereka di Facebook, Instagram, dan lain-lain atau check website www.maximamusicpro.com. (red)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement