Connect with us

Hiburan

Cinta Laura Padukan Nuansa Nusantara dan Bollywood dalam Single Barunya

Diposting

pada

INFOKA.ID – Aktris dan penyanyi Cinta Laura Kiehl memadukan musik Bollywood dan suara instrumen tradisional Indonesia dalam single barunya, ‘Markisa’.

Beberapa unsur instrumen musik Indonesia yang ia masukkan dalam aransemen lagunya yakni kecapi, saluang,dan sarunai dari Minang, sape dan vokal Kalimantan, kendang dangdut, hingga kendang Sunda.

Ketika menggarap lagu ini, Cinta Laura mengaku terinspirasi dari warna musik yang diusung oleh lagu-lagu dari sinema India. Akan tetapi, dirinya menggabungkan elemen tersebut dengan nuansa musik tradisional Indonesia.

“Sejujurnya, di single terbaru ini, aku mencampur banyak genre. Ada Bollywood, dancehall, dan pop. Ya, melodi lagu ini terinspirasi dari obsesiku terhadap musik new age Bollywood. Sebagai produser, Eka (Gustiwana) berhasil menerjemahkan ide dan inspirasiku hingga melahirkan nada seperti yang aku inginkan,” ujar Cinta Laura.

Mengenai berbagai warna musik yang ia campurkan dalam lagunya, Cinta Laura memiliki alasan tersendiri. Selain terinspirasi dari elemen musik Bollywood, ia juga ingin memperkenalkan budaya Indonesia pada pendengarnya.

“Menurut aku, anak muda perlu mempromosikan budaya Indonesia lewat musik pop untuk memperlihatkan kepada masyarakat luas bahwa instrumen tradisional juga bisa keren dan dibuat lebih modern. Waktunya bagi kita menunjukkan kepada kepada dunia bahwa instrumen musik khas Indonesia bisa terdengar catchy dan ikonik,” sambung dia.

‘Markisa’ menjadi single pertama Cinta pada 2021. Single-nya yang terakhir adalah ‘Cloud 9’ rilis pada April 2020.

Cinta memiliki tiga kata untuk menggambarkan lagu barunya, yaitu fresh, juicy, dan flirty. Dia menjelaskan kata ‘fresh’ karena menarik perhatian, ‘juicy’ karena membuat orang percaya diri dan ingin menari, serta ‘flirty’ karena bisa diinterpretasikan dengan berbagai cara.

Dalam penggarapan Markisa, Cinta Laura dibantu oleh sejumlah pihak, di antaranya Eka Gustiwana yang bertindak sebagai produser, Melissa Sudarsono dalam penulisan lirik, dan Ganzerlana yang merekam instrumen musik Indonesia dalam lagu.

Selain itu, adapula Kamga sebagai penata vokal dan Dhandy Annora sebagai teknisi suara yang turut terlibat dalam pembuatan single tersebut.

Menurut Cinta Laura, proses penggarapan Markisa sebenarnya terbilang lancar. Hanya saja, karena dirinya menginginkan hasil terbaik, ia pun mencoba untuk mendengarkan lagu itu berulang kali hingga hasil yang diperoleh dirasanya maksimal.

“Aku merekam lagu ini di bulan Mei dan hanya butuh lima jam dengan bantuan dari Kamga sebagai pengarah vokal. Tapi, prosesnya agak lama saat masuk ke bagian mixing and mastering karena aku sangat kritis tentang berbagai detil sehingga sering revisi,” ceritanya.

“Saat itu, benar-benar bikin aku frustrasi karena harus bolak-balik studio untuk mendapatkan musik yang aku inginkan. Aku bahkan mendengarkan lagu ini di sepuluh speaker berbeda untuk memastikan kualitasnya tetap sama. Untunglah, kami akhirnya berhasil menyelesaikan lagu ini di pertengahan Juni. Jadi, total pengerjaannya memakan waktu dua bulan,” katanya lagi. (*)

Advertisement
Tinggalkan pesan

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement