Connect with us

Regional

Bupati Sumedang: Jangan Sampai Ada Warga Tidak Makan

Published

on

INFOKA.ID – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, Pemkab Sumedang berupaya menjamin kebutuhan hidup warga terdampak PPKM dengan terus menyalurkan bansos, mulai paket sembako hingga uang tunai.

Menurut Dony, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengakibatkan masyarakat kecil berada dalam kondisi sulit, terutama dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Terlebih, pemerintah terus memperpanjang PPKM, agar kasus aktif Covid-19 dapat terus ditekan. Dony tak menginginkan warganya tak makan akibat PPKM.

“Ini ikhtiar kami. Jangan sampai ada satu orang pun warga Sumedang yang tidak bisa makan. Jadi kita perhatikan dengan memberikan sembako dan yang lainnya,” tegas Dony, Senin (26/7/2021).

Menurut Dony, pihaknya telah menyiapkan berbagai bansos bagi warga terdampak PPKM, di antaranya bansos PKH (Program Keluarga Harapan) bagi 2.816 keluarga penerima manfaat (KPM), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) Rutin 72.940 KPM, BST (Bantuan Sosial Tunai) 40.671 KPM, BPNT yang baru 80.862 KPM, Bansos Kabupaten 8.759 KPM, dan BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) 9.687 KPM.

Tidak hanya itu, kata Dony, pemerintah pusat juga memberikan bansos berupa beras untuk KPM di Sumedang sebanyak 5 kg untuk 3.000 KPM dan seberat 10 kg untuk 94.813 KPM. Selain itu, bantuan uang tunai sebesar Rp200.000 untuk masing-masing PKM yang berasal dari APBD Kabupaten Sumedang.

Lebih lanjut Dony mengatakan, pihaknya ingin hadir di tengah kesulitan yang dihadapi warga terdampak PPKM.

Karenanya, Dony pun terjun langsung membagi-bagikan bansos bagi warga terdampak, mulai dari abang becak hingga pedagang kaki lima (PKL).

“Ini merupakan ikhtiar Pemkab Sumedang, bagaimana negara hadir untuk membantu masyarakat, terutama yang terdampak PPKM Darurat,” kata Dony. (*)