Connect with us

Regional

Bupati Karawang Ingin Wilayah Selatan Karawang Jadi Pusat Pariwisata yang Meng-Indonesia

Published

on

INFOKA.ID – Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana menjadikan Karawang Selatan sebagai pusat pariwisata lokal yang dikenal seluruh Indonesia.

Di wilayah selatan daerah Pangkalan dan Tegalwaru ada sejumlah wisata alam mulai dari Bukit Sempur, penggunungan Sanggabuana, Curug Cigentis dan Greencanyon Karawang.

“Cita-cita kami kedepannya khusus wilayah selatan, kita berkeinginan menjadikan kawasan selatan ini menjadi pusat pariwisata lokal yang memang Meng-Indonesia,” kata Cellica, Kamis (10/2/2022).

Untuk mewujudkan itu, kata Cellica, harus ada komitmen yang kuat dari semua pihak, baik dari pemerintah daerah, masyarakat bahkan dari Perhutani.

Pemkab Karawang pada Selasa (8/2/2022) kemarin, melakukan penandatanganan naskah kesepakatan bersama dalam kegiatan pemanfaatan hutan dengan Perusahaan Umum (Perum) Kehutanan Negara (Perhutani) Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta di Wisata Green Canyon, Desa Medalsari, Karawang.

Dengan demikian, pihaknya dengan Perum Perhutani akan berkomitmen memajukan pariwisata melalui naskah kesepakatan bersama tersebut.

“Tandatangan kesepakatan bersama ini sebagai bukti konkrit kami, komitmen kami bagaimana wilayah selatan Karawang ini mampu menjadi projek percontohan pariwisata yang memang bisa membanggakan warga Karawang, Jawa Barat dan Indonesia tentunya,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini banyak masyarakat yang berbondong-bondong ingin mencari wisata alam. Sebab, wisatawan tentu ingin mencari ketentraman dalam berwisata sehingga banyak diminati.

“Hari ini banyak yang berbondong-bondong ingin mencari wisata alam, banyak orang yang ingin tahu, ingin foto-foto, ingin selfie, dan sebenarnya ini adalah karya dan anugerah dari Allah yang diberikan kepada Karawang, tinggal hari ini kita sebagai manusia tentu harus berkomitmen dalam menjaganya, melestarikannya, memanfaatkannya dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Administratur KPH Purwakarta, Uum Maksum mengatakan, kegiatan penandatangan naskah kesepakatan bersama ini dalam rangka pengelolaan hutan dan pihaknya memiliki visi yakni menjadi pengelola hutan berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita sangat memungkinkan untuk melakukan kegiatan yang tujuannya bisa bersama-sama sepaham dalam rangka pengelolaan hutan dan seiring visi perhutani yaitu menjadi pengelola hutan berkelanjutan dan bermanfaat untuk masyarakat,” ucapnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement