Connect with us

Regional

Bupati Karawang Ingin Kampung Bandeng Jadi Identitas dan Kearifan Lokal

Published

on

INFOKA.ID – Bupati Karawang Aep Syaepuloh berharap Kampung Bandeng Kecamatan Banyusari menjadi identitas dan kearifan lokal.

Hal itu beriringan dengan profesi masyarakat di Kecamatan Banyusari, yang dekat dengan perairan utara laut jawa, menjadi seorang nelayan.

“Selama ini masyarakat di Kecamatan Banyusari rata-rata memiliki mata pencaharian sebagai nelayan dan petani, Banyusari juga dikenal sebagai daerah penghasil ikan pindang ini harus dijaga dengan baik,” kata Aep dalam keterangannya, Selasa (6/8/2024).

Selain sebagai identitas daerah, hal tersebut juga berguna untuk peningkatan perekonomian masyarakat setempat. 

“Ciri khas daerah Kecamatan Banyusari sebagai daerah penghasil ikan pindang harus terus dipertahankan. Karena mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Catatan Dinas Perikanan Karawang, untuk sementara ini sudah ada Desa Cicinde yang telah ditetapkan sebagai kampung pindang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Seiring dengan hal tersebut, maka desa itu menjadi sentral produksi ikan pindang.

Dalam satu hari, setiap rumah industri ikan pindang di daerah itu mampu mengolah ikan pindang sebanyak 25-50 kilogram. Sedangkan produksinya menembus angka 1 ton ikan pindang per hari.

Selama ini hasil olahan pindang tersebut dikirim ke berbagai daerah di wilayah Jawa Barat dan Banten.

“Saat ini pasarnya cukup luas, kita bisa kirim ke wilayah Jawa Barat dan Banten, tapi permasalahannya hingga kini Pemkab Karawang belum memiliki unit pengolahan ikan mandiri yang bertujuan untuk mendorong pelaku pengolah dan pemasar ikan di Karawang, sehingga nanti menghasilkan produk yang berkualitas, higienis dan aman konsumsi sesuai SNI,” kata Aep. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement