Regional
Bulog Salurkan 65.453 Ton Beras SPHP ke Seluruh Jawa Barat Untuk Kendalikan Harga
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Perum Bulog Wilayah Jawa Barat terus menyalurkan sebanyak 65.453 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang tahun 2023. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan harga beras di pasaran yang terus melonjak.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Barat, M Attar Rizal menyebutkan ada 139 titik pasar yang terus digelontor beras SPHP melalui Gerakan Siap Jaga Harga pasar dengan SPHP (SIGAP SPHP) atau operasi pasar.
“Sedikitnya ada 343 pedagang pasar yang menerima pasokan beras SPHP di Jawa Barat ini,” ujar Attar, Senin (28/8/2023).
Dia menjelaskan, beras SPHP dari Bulog no dijual ke pedagang dengan harga Rp 8.300/kg. Adapun pedagang pasar bisa menjual dengan maksimum harga penjualan SPHP senilai Rp 9.450/kg, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Sasaran SPHP ini memang pedagang pasar, sehingga mereka bisa menjual eceran kepada konsumen secara langsung” katanya.
Menurutnya, beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kg. Masing-masing pedagang mendapat alokasi maksimal 2 ton beras per minggu.
Attar mengatakan pihaknya akan terus menggelontorkan SPHP bersama Pemprov Jawa Barat dan Satgas Pangan Jawa Barat, kepada masing-masing pedagang di pasar sebanyak sepekan sekali dengan harapan bisa menjaga harga pasar terutama saat ini dengan potensi kemarau panjang.
“Melalui Gerakan SIGAP SPHP ini diharapkan harga beras di pasaran bisa terkendali,” ucapnya. Attar menjamin stok beras di perusahaan plat merah tersebut masih aman sepanjang tahun, sehingga masyarakat khususnya di Jawa Barat diimbau tidak khawatir.
Terlebih, pihak Bulog Jawa Barat juga masih terus aktif melakukan penyerapan beras di sejumlah daerah yang dilakukan secara bertahap, lantaran masa panen setiap daerah tidak bersamaan.
“Bulog mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir karena Bulog memiliki stok yang sangat aman untuk kebutuhan stabilisasi harga beras sepanjang tahun,” tandasnya.
Seperti diketahui, harga beras umum di pasaran terus melambung naik. Saat ini, harga beras medium berkisar antara Rp 10.500 hingga Rp 11.500 per kg.
Sementara, dalam kegiatan Gerakan SIGAP SPHP, Bulog juga menggandeng jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, meliputi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Satgas Pangan Provinsi Jawa Barat.
Bulog Jawa Barat, lanjutnya, juga masih terus aktif melakukan penyerapan beras di sejumlah daerah. Penyerapan dilakukan secara bertahap lantaran masa panen setiap daerah tidak bersamaan. (*)

You may like

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI

Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas

Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini

Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD

Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
Pos-pos Terbaru
- PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
- Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
- Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas
- Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
- Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD






