Regional
Buktikan Tingkatkan Saluran Air Sawah, Petani di Karawang Ucapkan Terimakasih Kepada A Opa
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Petani penggarap lahan pertanian di wilayah Desa Payungsari, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai tersenyum lebar mengetahui rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merealisasikan usulan yang telah disampaikan melalui tokoh masyarakat setempat, A Opa.
Usulan tersebut meminta pemerintah tingkatkan kondisi saluran air menuju ladang persawahan di kecamatan setempat.
“Kami telah lama menginginkan adanya pembangunan saluran air permanen di tengah lahan sawah. Alhamdulillah, setelah akhir tahun lalu disampaikan pada A Opa, Informasi terakhir dari kantor desa, minggu depan lokasi yamg diusulkan akan mulai disurvei,” ungkap salah satu pemilik lahan sawah di Desa Payungsari, Ma’ruf (40), ketika dihubungi, Selasa (20/04).
Rencananya, lanjut dia, berdasarkan informasi yang disampaikan kepada gabungan kelompok tani pada saat mengikuti forum pertemuan di kantor Pemerintah Desa Payungsari, Kecamatan Pedes, sejumlah usulan para petani melalui tokoh masyarakat desa wilayah ini akan mulai direalisaaikan paling lambat sekitar pertengahan tahun 2021 pada bulan Mei mendatang.
“Kami ucapkan terima kasih kepada A Opa selaku tokoh masyarakat disini yang telah menyampaikan kepada pemerintah untuk bisa direalisasikan setelah sekian tahun menunggu,” ungkap petani penggarap asal Desa Payungsari yang juga berprofesi sebagai tenaga pendidik itu.
Petani pengggarap lainnya, Sugandi (43), salah satu anggota kelompok tani asal Dusun Pedes nampak tersenyum lebar setelah mendapatkan tembusan informasi terkait rencana pelaksanaan kegiatan pembangunan saluran air pertanian di lahan pertanian desanya segera direalidsasikan.
Kata dia, bentuk kepedulian mengembangkan saluran air sawah ini merupakan bukti kepedulian individu dalam mewujudkan ketahanan pangan.
“Ditengah ketidakpastian petani terhadap kinerja pelayanan pertanian, maka ketika usulan usulan petani malah diakomodir oleh seorang individu masyarakat ini hal luar biasa. Terima kasih A opa sebagai tokoh masyarakat yang telah menyampaikan usulan para petani selama beberapa tahun lalu akhirnya bisa direalisasikan tahun ini. Mudah mudahan, rencana kegiatan survei dan pelaksanaan dari inatansi yang berwenang tidak meleset atau mundul lagi jadwalnya,” harapnya. (sgt)


You may like

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS

Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang

Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






