Regional
BPBD Jabar Catat Ada 3 Kecamatan di Garut Terdampak Gempa Magnitudo 6,1
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat ada tiga kecamatan di Kabupaten Garut terdampak gempa berkekuatan magnitudo 6,1 yang terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2022) petang.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jawa Barat, Sabtu (3/12/2022) malam, dari tiga kecamatan tersebut ada lima desa di Kabupaten Garut yang terdampak gempa.
Adapun ketiga wilayah tersebut di antaranya Kecamatan Pakenjeng, Kecamatan Cikelet, dan Kecamatan Selaawi.
Selain itu, gempa bumi juga mengakibatkan enam unit rumah rusak, lima unit rumah terdampak dan satu unit sarana pendidikan rusak ringan di Kabupaten Garut. Lalu, seorang luka-luka akibat gempa bumi di Kabupaten Garut.
Kemudian, jumlah korban dilaporkan sebanyak 1 orang, dengan status luka ringan dan sudah mendapat tindakan medis dari Puskesmas.
Koordinator Pusdalops PB BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengatakan gempa Garut yang berpusat pada titik 7,49 LS, 107,58 BT atau 46 Km barat daya Garut di kedalaman 106 km dirasakan hingga Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Sementara itu, Bupati Garut Rudi Gunawan melaporkan berdasarkan asesmen BPBD dan para camat, gempa di wilayahnya tidak menyebabkan adanya korban jiwa.
“Kami juga ke daerah terdampak di Kecamatan Bungbulang sudah dicek, dan semuanya sudah memberikan laporan pada camat, hampir semua kepala desa, terutama yang ada di Garut bagian selatan yang dekat dengan laut itu tidak ada korban jiwa,” kata Rudy Gunawan dalam siaran persnya.
Sejumlah rumah yang terdampak pun dinilai ringan, berupa retak-retak hingga plafon yang roboh. Kerusakan tersebut saat ini tengah dilakukan asesmen oleh jajaran terkait.
Dalam keterangannya, Rudi memastikan kondisi di Garut, terutama di wilayah selatan yang menjadi titik pusat gempa, khususnya yang dekat dengan kawasan pantai dan berbatasan dengan Kabupaten Cianjur, secara keseluruhan aman terkendali.
Namun, ada sedikit kekhawatiran yang dirasakan masyarakat Garut setelah gempa itu, yakni potensi gempa bumi susulan yang tidak bisa diprediksi kapan terjadi.
“Kondisi yang sekarang itu justru ada kekhawatiran adanya gempa susulan, seperti yang terjadi di Cianjur,” ucap Bupati. (*)
Sumber: Berbagai sumber


You may like

Bukan Sekadar Tempat Menginap, Brits Hotel Karawang Komit Jadi Etalase Budaya Lokal

Simpan Puluhan Gram Sabu, Dua Pria Asal Jayakerta Karawang Terancam 20 Tahun Penjara

Satres PPA dan PPO Polres Karawang Tangkap Ayah Kandung yang Diduga Cabuli Anak Balitanya

DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna Agenda Penetapan Raperda dan Pembentukan Pansus

Polres Karawang Tahan Ayah 62 Tahun Atas Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Kandung

Polres Karawang Tangkap Pelaku Tawuran Viral di Klari yang Rampas Motor Warga
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Tempat Menginap, Brits Hotel Karawang Komit Jadi Etalase Budaya Lokal
- Simpan Puluhan Gram Sabu, Dua Pria Asal Jayakerta Karawang Terancam 20 Tahun Penjara
- Satres PPA dan PPO Polres Karawang Tangkap Ayah Kandung yang Diduga Cabuli Anak Balitanya
- DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna Agenda Penetapan Raperda dan Pembentukan Pansus
- Polres Karawang Tahan Ayah 62 Tahun Atas Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Kandung






