Connect with us

Nasional

BNPB: 11 Kabupaten di Jabar Alami Bahaya Kekeringan

Published

on

INFOKA.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah wilayah di Jawa Barat sedang menghadapi bencana hidrometeorologi berupa kekeringan. Kekeringan ini terjadi di 28 kecamatan yang tersebar di 11 kabupaten di Provinsi Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan pemerintah daerah yang terdampak telah mengambil solusi jangka pendek dengan menyediakan pasokan air bersih kepada penduduk.

“Dalam mengatasi situasi kekeringan di wilayah tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam distribusi air bersih kepada masyarakat,” katanya.

Menghadapi situasi kekeringan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam mendistribusikan pasokan air bersih kepada penduduk.

Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk menangani lahan yang terdampak. Luas wilayah yang terkena dampak kekeringan masih dalam proses pendataan.

Sebanyak 19.464 KK membutuhkan bantuan air bersih. Total 525.500 liter air bersih telah didistribuskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kepada masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.

Wilayah terdampak kekeringan antara lain Kabupaten Bogor, Bekasi, Sukabumi, Bandung Barat, Garut, Cirebon, Subang, Ciamis, Majalengka, Karawang dan Pangandaran. Wilayah kecamatan terbanyak yang mengalami kekeringan di Kabupaten Bogor dengan total 13 kecamatan.

Ketiga belas kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Bogor yaitu Kecamatan Jasinga, Citeureup, Babakan Madang, Jonggol, Rancabung, Ciseeng, Cibungbulang, Sukajaya, Cisarua, Leuwisadeng, Tanjungsari, Cariu dan Tenjo. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement