Connect with us

Nasional

BI Proyeksi Kebutuhan Uang Selama Ramadhan-Idul Fitri Rp175,3 T

Published

on

INFOKA.ID – Bank Indonesia (BI) memproyeksi kebutuhan uang selama Ramadhan sampai Lebaran Idul Fitri mencapai Rp175,3 triliun pada 2022. Nilai tersebut naik 13,4 persen dari realisasi tahun lalu.

“Kebutuhan uang periode Ramadhan dan Idul Fitri 2022 itu diperkirakan Rp175,3 triliun, ini tumbuh 13,4 persen dari realisasi tahun lalu,” ungkap Deputi Gubernur BI Aida S Budiman dalam keterangan pers, Jumat (18/3/2022).

Menurutnya, BI siap memastikan ketersediaan uang rupiah di seluruh negeri, termasuk di daerah 3T. Sejumlah strategi telah disiapkan, seperti memulai distribusinya segera sebelum bulan Ramadhan ke seluruh pelosok Indonesia.

Aida mengatakan kebutuhan uang selama Ramadhan sampai Lebaran Idul Fitri berpotensi naik dengan melihat asumsi makro dan tren realisasi dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah juga akan mengerek kebutuhan dana tunai selama Ramadhan sampai Lebaran.

“Kami perkirakan sesuai angka-angka asumsi makro, tren realisasi, termasuk program pencairan pemerintah bansos tunai,” terang Aida.

Ia mengatakan bank sentral akan memastikan ketersediaan uang tunai selama Ramadan sampai Lebaran. Setidaknya, ada tiga hal yang akan dilakukan BI.

Pertama, mendistribusikan dana tunai sebelum memasuki Ramadhan. Distribusi akan dilakukan ke seluruh wilayah Indonesia, khususnya di luar Jawa.

Kedua, program edukasi cinta bangga rupiah akan terus dilakukan. BI akan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam menyelenggarakan program tersebut.

Ketiga, ekspedisi rupiah berdaulat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hal ini akan dilakukan di 18 pulau dan 16 provinsi.

“Ini langkah-langkah yang dilakukan supaya ketersediaan uang rupiah terjaga,” pungkas Aida. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement