Regional
BI Bantu Petani dan UMKM di Karawang
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Sejumlah kelompok tani dan pelaku UMKM di Karawang mendapatkan bantuan sosial dari Bank Indonesia dalam rangka penyerahan program sosial tematik pengembangan kapasitas ekonomi (PKE) UMKM dan bantuan sosial peduli Covid-19.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jabar, Herawanto mengatakan masa pandemi berdampak tak hanya pada perekonomian global dan nasional, tetapi juga perekonomian di Jabar.
Sejak awal pandemi, kebijakan yang diambil pemerintah untuk mengurangi penyebaran pandemi, seperti travel warning dan pembatasan sosial berskala besar telah membawa konsekuensi terjadinya penurunan kinerja ekonomi pada triwulan II 2020.
“Ini (bantuan sosial) sebagai dedikasi nyata kami dalam meningkatkan kapasitas ekonomi melalui bantuan sarana prasarana di Karawang, Bekasi, dan Purwakarta. Kami ingin perbaiki kondisi ekonomi Jabar dari berbagai upaya yang telah diusahakan bersama melalui sinergi antara pemerintah daerah, otoritas, dan lembaga terkait,” ujarnya, Sabtu (5/12/2020).
Melansir dari TribunJabar.id, Herawanto menyebut untuk memulihkan ekonomi terdapat lima kunci pemulihan ekonomi Jabar termasuk untuk Karawang, Bekasi, dan Purwakarta, di antaranya membangun positif mindset pada pemulihan ekonomi, menjaga keberimbangan pasar antara demand dan supply, mendorong kinerja dari sisi suplly dengan cara mendorong kinerja berbagai sektor ekonomi, mendorong daya beli masyarakat, dan percepatan digitalisasi ekonomi.
“Kami berharap lewat bantuan yang kami berikan ini dapat turut mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM di sektor pangan dan perikanan guna memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Jabar dan nasional,” katanya.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Karawang, Hanafi Chaniago menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang telah melakukan kebijakan yang berpihak pada petani melalui sebuah Perda nomor 13 tahun 2017 terkait perlindungan dan pemberdayaan petani.
“Kami inginkan anak-anak muda bisa tertarik dalam bidang pertanian. Jadi, tugas kita saat ini ialah bagaimana anak muda bisa mau di sektor tani ini. Kami berharap 2 tahun ke depan bidang pertanian bisa memakai teknologi baik mesin atau IT,” ujarnya.
Dalam pemberian bantuan ini, Bank Indonesia memberikan sejumlah traktor dan transplanter. Transplanter tersebut merupakan alat penanam bibit padi dengan jumlah, kedalaman, jarak, dan kondisi penanaman yang dapat diseragamkan, sehingga hal tersebut bertujuan pula mempercepat proses tanam. (*)
Sumber: TribunJabar.id


You may like

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS

Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang

Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






