Connect with us

Regional

Bau Busuk Eceng Gondok, PJT 11 Rengasdengklok Seolah Tutup Mata

Published

on

KARAWANG– Masyarakat Dusun Warudoyong RT 03 RW 09 Desa Rengasdengklok selatan mengeluhkan limbah eceng gondok yang sudah semakin menumpuk dan menimbulkan bau busuk.

Dikatakan warga sekitar, Dede (45), pihaknya merasa miris karena lokasi tumpukan limbah eceng gondok tidak jauh dari kantor Dinas PJT 11 Rengasdengklok.

” Saya merasa heran kepada petugas PJT 11 Rengadengklok. Kaya yang gak perduli dengan keberadaan sampah Eceng Gondok yang berjubel dikolong jembatan. Padahal jaraknya gak jauh dari kantor PJT 11 hanya 50 meter. Sepertinya sengaja dibiarkan sampai tiga minggu kalau sudah panjang baru dibersihkan,” tegasnya, Selasa (20/4).

Oleh karena itu, lanjut Dede, pihaknya minta kepada petugas pengairan yang nama nya Waker. Jangan hanya menunggu perintah dari atasan saja baru kerja.

“Masa tidak terlihat oleh mata kepala nya sendiri. Pasalnya, sampah Eceng Gondok yang ada disungai irigasi bukan hanya sekedar dipenuhi oleh Eceng. Terkadang ada sampah bantal, kasur termasuk bangkai tikus yang baunya bikin orang muntah,” ujarnya.

Terpisah, Nana Satria Permana (40). Pemerhati lingkungan Kecamatan Rengasdengklok mengungkapkan, mestinya Kepala dinas PJT 11 Rengasdengklok bekerja lebih ekstra dalam pengawasan. Karena Kantor dinas PJT 11 tidak jauh dengan jembatan.

“Apalagi setiap hari orang penting semisal anggota dewan lewat. Otomatis akan melihat sampah eceng gondok yang bejubel dikolong jembatan. Saya selaku warga Rengasdenklok minta kepada kepala dinas pjt dengklok agar bekerja maksimal. Jangan sampai sampah eceng sudak hampir satu bulan mengendap baru dibersihkan,” pungkasnya. (ded)