Nasional
Asesmen Nasional Terhambat, Ada 120 Ribu SD Tak Punya Komputer
Published
6 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengungkap pelaksanaan asesmen nasional (AN) terkendala keterbatasan fasilitas komputer dan perangkat teknologi informasi komunikasi (TIK).
Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Jumeri mengatakan setidaknya 120 ribu sekolah tersebut sampai saat ini belum memiliki perangkat komputer. Sementara, AN bakal digelar dengan perangkat komputer mulai September 2021.
“Masih ada lebih dari 120 ribu sekolah SD yang belum memiliki TIK minimal 15 paket. Rencana kita menggelar Asesmen Nasional ke depan masih terhambat keberadaan TIK ini,” katanya dalam acara yang disiarkan langsung melalui Youtube Kemendikbud RI, Kamis (15/4/2021).
Menurut Jumeri, tahun ini akan menjadi tahun pertama seluruh sekolah di jenjang SD mengikuti ujian berbasis komputer. Sebelumnya, SD tidak mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Dengan keterbatasan fasilitas dan pengalaman memakai perangkat komputer, ia menilai hal ini akan menjadi kendala bagi siswa di jenjang SD.
“Anak-anak SD membutuhkan latihan penggunaan komputer untuk AN. Jadi yang perlu ditolong di jenjang SD tidak hanya dipinjami komputer secara gotong royong oleh SMK, SMA, SMP, SMA, orang tua. Tapi juga butuh latihan,” tambahnya.
Mengutip paparan yang disampaikan Jumeri, Kemendikbud telah menganggarkan Rp1,3 triliun untuk penyediaan sarana pendidikan yang salah satunya meliputi fasilitas TIK.
Dengan anggaran segitu, Kemendikbud memberikan bantuan TIK sebanyak 12.656 paket yang terdiri dari komputer/laptop, proyektor, dan perangkat jaringan.
Selain itu, juga ada anggaran sebesar Rp2,4 triliun untuk 15.656 paket bantuan TIK yang dialokasikan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.
AN sendiri bakal diikuti semua sekolah di jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama kalinya tahun ini. Namun asesmen pengganti UN itu tidak akan diikuti semua siswa, melainkan hanya pada sejumlah perwakilan sekolah. (*)
Sumber: CNNIndonesia.com

You may like

Kemendagri dan Kemendikbud Bahas Kelanjutan PTM

Kemendikbud Dorong Kepsek dan Guru Untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Nadeim Dorong Pembelajaran Tatap Muka

Setelah Vaksinasi Covid-19 Diterima Guru, Jokowi Tetap Ingin Sekolah Dibuka

Mendikbud Bakal Terbitkan Peraturan Tentang Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan

Mendikbud Minta Masyarakat Tanya Pemda, Kenapa Sekolah Belum Dibuka
Pos-pos Terbaru
- Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
- Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis​
- Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta
- Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian
- Kantor Hukum Cakra Buana Dorong Sosialisasi Masif UU Lalu Lintas untuk Pelajar Usai Insiden Maut di Karawang





