Connect with us

Regional

Ancam Orang Pakai Pistol di Restoran, Pria di Bekasi Ditangkap Polisi

Published

on

INFOKA.ID – Seorang pria yang diduga mabuk mengancam pengunjung restoran di Bekasi pakai pistol dan akan membakar mobil korban ditangkap polisi.

Pria tersebut ditangkap di lampu merah Lagoon, Bekasi Selatan, Jumat (4/11/2022) kemarin.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dan langsung menerjunkan tim Perintis Presisi ke lokasi restoran yang berada di Ruko Senta Niaga Kayuringin Bekasi.

“Laporan bahwa telah terjadi keributan, korban ditodong menggunakan senjata api dan diancam mobilnya akan dibakar,” kata Erna, Selasa (8/11/2022).

Ketika Tim Perintis Presisi tiba di TKP, pelaku sudah melarikan diri menggunakan mobil Fortuner bersama 3 orang pria dan 2 orang wanita.

“Lalu tim kami melakukan pengejaran yang bersangkutan kabur ke Jalan Kalimalang arah Jakarta,” beber dia.

Erna menerangkan bahwa di lampu merah Lagoon, mobil yang dikendarai pelaku terlibat kecelakaan dengan sebuah sepeda motor.

“Mengalami insiden kecelakaan dan terlibat cekcok dengan pengedara sepeda motor, di waktu yang sama tim kami berhasil mengatakan pelaku,” jelas Erna.

Saat dilakukan penggeledahan oleh pihak kepolisian, di dalam mobil mendapatkan sepucuk senjata api milik terduga pelaku tersebut.

“Pelaku dan rekannya diamankan, saat digeledah menemukan diduga senjata api,” ucap Erna.

Saat dilakukan pengecekan diduga senjata api, tim memastikan benda tersebut hanya mainan yang bentuknya menyerupai pistol.

“Senjata api mainan yang dari segi bentuk sangat mirip, selanjutnya Tim Patroli Perintis Presisi mengamankan terduga pelaku ke Mapolres Metro Bekasi Kota,” terangnya.

Erna memastikan kasus pengancaman menggunakan senjata api mainan ini diserahkan ke Reskrim Polres Metro Bekasi Kota untuk diselidiki lebih lanjut.

“Pelaku dan barang bukti diserahkan ke Piket Reskrim untuk didalami,” tutup dia. (*)

Sumber: Berbagai sumber

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement