Regional
Akibat Larangan Mudik, Puluhan Ribu Angkutan Umum Bakal Menganggur
Published
6 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – menyusul larangan mudik oleh pemerintah, pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang., Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat memprediksi, puluhan ribu angkutan umum bakal menganggur.
“Kalau secara jumlah, armada AKAP (Antarkota Antarprovinsi) 10.000 unit dan AKDP (Antarkota Dalam Provinsi) sebanyak 12.000 unit. Kemungkinan tidak akan maksimal,” kata Wakil Sekretaris DPD Organda Jawa Barat, Ifan Nurmufidin, seperti dikutip dari iNewsJabar.id, Kamis (29/4/2021).
Menurut dia, ribuan armada akan menghadapi keterbatasan ruang gerak, dengan banyaknya titik penyekatan. Mereka akan terbatas lantaran adanya pelarangan mudik bagi masyarakat yang diikuti akan ditutupnya beberapa terminal.
Walaupun, beberapa daerah telah ditetapkan diperbolehkannya mudik wilayah atau aglomerasi. Namun tidak akan signifikan karena skala kecil.
“Pemerintah ini kan selalu membuat aturan menggantung. Yang dilarang mudiknya, bukan transportasinya yang dilarang. Padahal kalau mau efektif, dilarang saja transportasi. Tapi kalau transportasinya yang dilarang, mereka khawatir diminta ganti rugi,” ujar dia.
Kata dia, kebijakan abu-abu itu, membuat Organda bingung. Sehingga bisa jadi armada tetap ada yang beroperasi, ada juga yang berhenti sama sekali.
“Intinya kami mendukung setiap kebijakan Pemerintah. Karena kami juga tidak mau disalahkan, bila ada lonjakan kasus Covid-19,” ucap Ifan. (*)
Sumber: iNewsJabar.id
You may like

Antisipasi Kepadatan, Jasa Marga Siapkan Jalur Fungsional Tol Japek-2 Selatan

Pemudik Diharap Hati-hati, Ini Titik Rawan Kecelakaan di Jalur Mudik di Purwakarta

17 Bus Mudik Gratis di Karawang Dilepas Langsung Forkopimda

Menhub Prediksi Sekitar 71,7 Persen Masyarakat Indonesia Lakukan Mudik Lebaran

Pengamanan Idul Fitri 1445 H, Polres Karawang Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024

Presiden Jokowi Imbau Perantau Mudik Lebih Awal
Pos-pos Terbaru
- Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa
- Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota Yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit
- PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
- Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
- Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas







