Regional
Ajakan Kembali Tempati Pasar Proklamasi Rengasdengklok Digaungkan Pedagang
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pedagang Pasar Proklamasi Rengasdengklok Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Jawa Barat mengajak para pedagang yang ada dipasar lama untuk kembali berdagang di Pasar Baru Proklamasi. Pasalnya demi terwujudnya kebersamaan serta kekompakan para pedagang yang ada di Rengadengklok.
Hal itu dikatakan Agus Bustomi (35), pedagang sayur mayur di Pasar Baru Proklamasi Rengasdengklok mengajak para pedagang yang sebelumnya kembali ke pasar lama untuk bisa kembali menempati pasar Proklamasi.
“Iya pak kami dan para pedagang disini ingin mengajak para pedagang di pasar lama kembali lagi kepasar yang baru. Pasalnya, agar kondisi pasar yang ada di Rengasdengklok tercipta nyaman dan asri. Tidak ada lagi julukan atau sebutan Pasar Rengadengklok terkumuh se-Jawa barat,” katanya, Rabu (10/7/2024)
Masih kata Agus, kendati demikian untuk tidak takut tidak ada pembeli apalagi tidak laku berjualan dipasar Proklamasi Rengasdengklok.
“Coba lihat tukang jualan tukang tahu dan tempe yang hanya setengah hari mampu berdagang disini. Mungkin tujuannya bukan hanya sekedar berjualan berdagang mencari rezeki semata. Intinya ingin membantu program Pemerintah agar Pasar Rengasdengklok nyaman dikunjungi
oleh para pembeli dari berbagai wilayah. Jangan seperti sekarang masa pasar sekelas Dengklok ada tiga titik. Yakni di pasar lama dan di sekitar portal ada pedagang. Oleh karena itu kami berharap ada ketegasan dari pihak pemerintah jangan diam saja,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Asep (50), pedagang toko klontong di Pasar Baru Proklamasi Rengasdengklok mengamini apa yang diucapkan Agus.
“Iya kang, saya jauh dari Kecamatan Pedes sengaja usaha ngontrak di los Pasar Proklamasi. Awalnya, punya pemikiran usaha akan maju karena pasarnya mewah. Ternyata memang nyata saya melihat sendiri ada pembeli dari wilayah Cikarang. Itu artinya Pasar Proklamasi Rengadengklok besar banyak pengunjung dari luar daerah,” katanya.
Ia mengajak para pedagang di luar sana untuk bergabung di pasar baru dengan harapan ada kebersamaan para pedagang disini dengan semua konsumen atau pembeli agar lebih nyaman.
“Maka dari itu besar harapan kami untuk mengajak para pedagan diluar sana untuk bergabung di Pasar baru. Adapun mengenai biaya kontrak sewa lapak dipasar baru bila tidak terjangkau mari kita musyawarahkan ke PT VIM,” katanya.
Disamping itu juga dirinya berharap peran pemerintah harus tegas. Jangan hanya sekali gebrakan pasar direlokasi hanya membuat masyarakat bingung terutama para pedagang.
“Contoh yang sangat sederhana sekelas Cikarang, pasar hanya ada satu yaitu Cibitung. Buat apa diadakan atau dilaksanakan relokasi bila masih amburadul,” pungkasnya. (ded)
You may like

Puluhan Siswa SMK ISP Talagasari Antusias Ikuti Bimbingan Pra Nikah KUA

Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik
DPRD Jabar Ingatkan Pemkab Karawang: Efisiensi Anggaran Jangan Korbankan Insentif Perangkat Desa

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
Pos-pos Terbaru
- Puluhan Siswa SMK ISP Talagasari Antusias Ikuti Bimbingan Pra Nikah KUA
- ACT ONE Yamaichi Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Pengalaman 60 Tahun dari Jepang untuk Mendukung Industri Konstruksi Nasional
- Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik
- DPRD Jabar Ingatkan Pemkab Karawang: Efisiensi Anggaran Jangan Korbankan Insentif Perangkat Desa
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon






