Gaya Hidup
Agar Puasa Lancar, Begini Cara Biar Asam Lambung Tak Naik
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pada bulan Ramadhan, umat muslim di dunia sedang melaksanakan ibadah puasa. Ibadah puasa memiliki berbagai manfaat. Selain diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan, puasa juga dapat meningkatkan sisi spiritual bagi yang melaksanakannya.
Agar dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusyuk atau sepenuh hati, diperlukan persiapan untuk melaksanakannya, salah satunya berkaitan dengan kondisi tubuh.
Terlebih lagi, saat berpuasa, seseorang tidak makan dan minum lebih dari 12 jam. Bagi seseorang yang memiliki penyakit asam lambung atau Gastroesophageal reflux disease (GERD), berikut 4 cara atasi asam lambung agar tidak naik saat puasa, dikutip dari Detikcom.
1. Jangan makan berlebihan
Pada penderita asam lambung atau refluks asam, otot sfingter esofagus bagian bawah melemah atau disfungsional. Sehingga isi asam lambung naik ke kerongkongan.
Refluks asam juga dapat terjadi bila ada terlalu banyak tekanan pada otot, menyebabkan asam masuk melalui lubangnya.
Makan berlebih diketahui dapat memperburuk gejala itu. Sehingga, salah satu cara meminimalkan terjadinya kondisi tersebut adalah dengan menghindari makan dengan porsi yang besar baik saat berbuka puasa maupun sahur.
2. Tidur setelah sahur
Untuk menghindari naiknya asam lambung, hindari langsung tidur setelah makan. Umumnya, orang dengan kondisi asam lambung yang sering naik disarankan untuk menghindari makan dalam tiga jam sebelum tidur.
Sehingga, saat setelah melaksanakan sahur, penderita asam lambung harus menghindari untuk tidur agar kondisi asam lambung tidak naik.
3. Jangan minum kopi terlalu banyak
Studi menunjukkan bahwa kopi dapat melemahkan sfingter esofagus bagian bawah dan dapat meningkatkan risiko asam lambung.
Beberapa bukti menunjukkan kafein sebagai kemungkinan penyebabnya. Sehingga, untuk menghindari naiknya asam lambung karena minum kopi, pilihlah kopi tanpa kafein.
4. Ikuti diet rendah karbohidrat
Diet rendah karbohidrat dapat meredakan gejala naiknya asam lambung. Peneliti melihat bahwa karbohidrat yang tidak tercerna dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri yang berlebihan dan peningkatan tekanan di dalam perut.
Studi menunjukkan bahwa pertumbuhan bakteri yang berlebihan disebabkan oleh gangguan pencernaan dan penyerapan karbohidrat.
Saat pencernaan memiliki banyak karbohidrat yang sulit dicerna, sistem pencernaan akan mengeluarkan gas dan membuat tubuh menjadi kembung. (*)
Sumber: Detikcom


You may like

Menag: Perbedaan Awal Ramadhan Lumrah, Tetap Saling Menghormati

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1445 H Jatuh pada 11 Maret 2024

Ini Penyebab dan Mengatasi Biang Keringat

Jenis-Jenis Makanan Penurun Kolesterol Dalam Tubuh

6 Tips Mengatasi Penuaan Dini

Lira Medika Karawang Buka Fasilitas Baru Pasang Ring Jantung
Pos-pos Terbaru
- BREAKING NEWS: Wakil Bupati PALI dan Kepala Dinas PU Diamankan Kejati Sumsel Terkait Dugaan Suap Proyek
- Tak Berkutik Saat Digerebek, Mahasiswa Pelaku Curanmor Diamankan Bersama Barang Bukti di Kamar Kos
- Dukung Pasokan Darah di Karawang, Pupuk Kujang Gelar Donor Darah Massal ielang HUT ke-51
- Microbus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Polres Karawang Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
- Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif






