Connect with us

Regional

Ada Mortir Jatuh dari Tebing, Warga Sodonghilir Tasikmalaya Berlarian

Published

on

INFOKA.ID – Warga Desa Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya digegerkan penemuan dua buah mortir yang diduga peninggalan jaman perang kemerdekaan.

Temuan dua buah mortir di dinding tebing itu sempat membuat warga ketakutan. Karena salah satu mortir sempat jatuh.

“Awalnya dinding tebing digali warga untuk perluasan rumah. Tapi tersembul dua mortir. Yang satu sempat jatuh,” kata aparat Desa Sodonghilir, Heri Nurjaman dilansir dari TribunJabar.id, Minggu (8/8/2021).

Heri menambahkan, mortir tersebut sempat dikira tak membahayakan dan hanya dibiarkan oleh warga setempat.

Namun, warga langsung berlarian ketika salah satu mortir jatuh dari ketinggian sekitar 1,5 meter. Beruntung tak sampai meledak.

“Temuan itu segera dilaporkan ke Polsek Sodonghilir,” kata Heri, seraya menyebut temuan dua buah mortir itu terjadi, Sabtu (7/8) sore.

Pihak Polsek yang tiba di lokasi segera memasang police line. Sore itu juga tim Unit Jibom Satbrimob Polda Jabar tiba di lokasi dan melakukan evakuasi.

Heri menuturkan, menurut petugas Brimob kedua mortir itu memiliki daya ledak tinggi.

“Makanya langsung dievakuasi dan diamankan. Rencananya menurut petugas akan dimusnahkan hari itu juga,” ujar Heri.

Pemusnahan dilakukan dengan cara diledakkan.

Heri menambahkan, menurut keterangan sejumlah tokoh warga setempat, lokasi ditemukannya mortir dulunya markas tentara jaman perang kemerdekaan.

“Sesuai informasi memang dulunya di lokasi itu sempat dijadikan sebuah markas tentara yakni Batalyon 303 pada tahun 1949. Mungkin bisa jadi itu bekas amunisi para tentara itu tertinggal dan tertanam tanah,” tambah Heri. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement