Regional
Kunjungi Karangligar, Kepala BNPB Serahkan Bantuan 500 Juta dan Perlengkapan Bencana untuk Pemkab Karawang
Published
6 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau lokasi banjir di Posko bencana banjir Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang, Minggu (21/2).
Tinjauan tersebut juga diikuti oleh Danrem 063/SGJ Cirebon Kolonel Elkines VDK. PLH Bupati Karawang H. Acep Jamhuri. Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Haryo Wibowo, M.Si. Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, S.ik, SH, MH, M.Si. dan Kepala BPBD Kab. Karawang Yasin.
Dalam peninjauan tersebut, Doni Monardo beserta rombongan melihat langsung giat penanganan banjir yang dipicu curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Cibeet, Sungai Citatum, dan Kali Cimalaya sejak Minggu 7 Februari 2021.
Baca juga: Kebanjiran, RSI Langsung Evakuasi Pasien Covid-19 ke RS Hermina dan Lira Medika
Usai melakukan pengecekan lokasi dan dapur umum, guna membantu percepatan penanganan banjir, BNPB memberikan bantuan secara simbolis Dana DSP Sebesar Rp500 Juta kepada Sekda Karawang. Selain itu bantuan lain yang diserahkan berupa masker 10.000 pcs, selimut 80 lembar, lampu emergency air garam 300 unit.
Sebelumnya BNPB telah menyerahkan dukungan kepada BPBD Kabupaten Karawang berupa tenda gulung 200 lembar, matras 200 lembar, selimut 200 lembar, mie sago 100 karton, sarung 200 lembar dan perahu karet 1 set.
Dalam kesempatan tersebut Kepala BNPB menyampaikan sambutan bahwa saat ini diperlukannya kerja sama untuk melakukan upaya sehingga banjir ini tidak terjadi setiap tahun, dan perlu ada terobosan baru atau solusi dari Pemerintah Kab. Karawang untuk mengatasi banjir seperti ini.
Baca juga: Tanggul Citarum Jebol, Ratusan Warga Pebayuran Bekasi Terjebak Banjir
“Kita dari BNPB akan membantu dalam hal normalisasi di hulu sungai supaya air cepat mengalir dan banjir cepat surut,” ujarnya.
“Kami harapkan Pemerintah Kab Karawang agar sungguh-sungguh memisahkan yang rentan dan yang muda di posko bencana banjir karena sekarang ini masih dalam masa pandemi covid 19, Saran saya untuk mengatasi agar tidak lagi banjir yaitu lakukan sosialisasi agar masyarakat tidak buang sampah sembarangan dan perusahaan untuk tidak membuang limbah ke sungai-sungai, selain membuat posko covid 19 kita juga harus membentuk posko sosialisasi lingkungan hidup,” terangnya. (adv)
You may like

Cemburu Buta, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar hingga Tewas di Kontrakan

Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa

Lewat Pasporia, Imigrasi Karawang Buka Layanan Paspor di Akhir Pekan

Kapolresta Karawang Tegaskan Larangan Vape: Polres, Polsek, hingga Pospol Harus Steril

Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Cemburu Buta, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar hingga Tewas di Kontrakan
- Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa
- Lewat Pasporia, Imigrasi Karawang Buka Layanan Paspor di Akhir Pekan
- Kapolresta Karawang Tegaskan Larangan Vape: Polres, Polsek, hingga Pospol Harus Steril
- Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa








Pingback: Banjir di Karawang Meluas, Merendam 33 Desa - Infoka