Regional
Tambang Emas Ilegal di Area Perhutani Ciemas Sukabumi Ditutup Polisi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
Tim gabungan melakukan penutupan area tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Penertiban tersebut dilakukan karena para penambang melakukan aktivitas penambangan tanpa izin.
Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede mengatakan, penertiban dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciemas Inspektur Polisi Satu Azhar Sunandar pada Sabtu (13/5/2023) petang.
“Tim gabungan, yang terdiri atas Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Ciemas dan tokoh masyarakat di sana pada Sabtu sore menutup sebuah lokasi area tambang emas ilegal,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede dalam keterangannya, Minggu (14/5/2023).
Ia mengatakan, penutupan dilakukan secara permanen karena tambang emas di area hutan Perhutani itu tidak berizin. Selain itu, dikhawatirkan membahayakan para penambang karena tidak memperhatikan aspek keselamatan.
Ini merupakan kegiatan penambangan ilegal dan sangat membahayakan jiwa penambangannya, karena dilakukan tanpa memperhatikan keselamatan dalam pelaksanaan kegiatan penambangan,” katanya.
Selain menutup juga petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat lainnya agar tidak lagi melakukan kegiatan penambangan emas yang tidak sesuai prosedur di area tersebut.
Ia berharap upaya penertiban itu dapat menjadi efek jera agar penambang lainnya tidak nekat melakukan aktivitas penambangan tanpa izin.
“Kami berharap masyarakat sadar untuk tidak melakukan penambangan emas ilegal. Karena, selain melanggar hukum, juga tentunya sangat membahayakan keselamatan jiwa,” katanya.
Sebelumnya, seorang penambang emas ilegal tewas tertimbun lubang galiannya sendiri, pada Jumat (12/5/2023) malam.
Berbasarkan informasi dihimpun, penambang inisial A tersebut menambang di kawasan lahan milik Perhutani Cibuluh, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. (*)

You may like

Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini

Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD

Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk

ACT ONE Yamaichi Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Pengalaman 60 Tahun dari Jepang untuk Mendukung Industri Konstruksi Nasional

Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada

Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
Pos-pos Terbaru
- Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
- Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD
- Aksi Nyata untuk Bumi, Alfamidi Operasikan 49 PLTS dan Efisiensi 2,2 Juta Lembar Kertas
- Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
- ACT ONE Yamaichi Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Pengalaman 60 Tahun dari Jepang untuk Mendukung Industri Konstruksi Nasional






